Gara-gara Kabel Parabola Tiga Orang Jadi Korban Pembacokan

Gara-gara Kabel Parabola Tiga Orang Jadi Korban Pembacokan

118
BERBAGI
Korban saat dirwat di RSUD Agusdjam Ketapang. Foto : Raden Asmun

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Diduga karena hal sepele yakni persoalan kabel Parabola, Edy (40), beserta Roy (19) serta Suhendri (21) harus dirawat di RSUD Agoesdjam Ketapang akibat menderita luka bacokan.

Ketiga korban dibacok oleh dua kakak beradik yakni Rahman (29) dan Dedy (21) dirumahnya di Kecamatan Jelai Hulu pada Kamis (21/1) .

Salah satu korban Roy (19) menjelaskan kalau dirinya beserta bapaknya serta satu anggota keluarganya nyaris dibunuh oleh pelaku hanya karena persoalan kecil yakni mengenai kabel parabola.

“Awalnya aku tak tau, karena pelaku bernama Dedy ada datang dan nanya bapak dimana, aku bilang bapak dibelakang, Dedy langsung dobrak pintu dan kelai sama bapak, akupun kesal dan mukul pelaku,” akunya.

Sementara itu, Edy (40) bapak dari Roy menjelaskan persoalan awalnya saat dirinya pergi kerumah abang pelaku bernama Yadi untuk mengambil kabel parabola. Sebelum datang untuk mengambil kabel parabola, ia mengaku sudah meminta izin sama yadi, namun sesampainya dirumah yadi terjadi terkunci.

“Yang ada dirumah hanya anak yadi yang SMP dan kakeknya, kemudian saya minta dibukakan pintu untuk ambil kabel parabola karena sudah saya bayar, kakeknya dengan nada keras bilang suruh Yadi sendiri datang dan buka pintunya,” jelasnya.

Akhirnya ia memutuskan untuk kerumah kakaknya, tidak lama berselang Yadi datang dengan membawa kabel dan meminta maaf kepadanya, begitu juga dirinya meminta maaf kepada yadi sebelum akhirnya dirinya pulang kerumah.

“Tapi malam harinya pukul 20.00 WIB dua orang pelaku yang merupakan adik yadi datang kerumah  dan berteriak mencari edy dan langsung mendobrak pintu saya, saya terbangun dan berulang kali saya bertanya mereka langsung menyerang secara membabi buta  tanpa alasan yang jelas,” ujar edy

Sementara itu Kapolres Ketapang, AKBP Hady Poerwanto membenarkan kejadian pembacokan tersebut, dan menyatakan bahwa pelakunya sudah diamankan di Mapolres Ketapang guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Kedua pelaku sudah di amankan dan kita bawa ke Mapolres Ketapang sedangkan para korbannya dirawat di RSUD Agoesdjam Ketapang,” pungkas nya

(Raden Asmun/Dede)

 

TIDAK ADA KOMENTAR