Program KB Untuk Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk

Program KB Untuk Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk

145
BERBAGI
Foto : Gubernur Kalbar, Cornelis saat meresmikan Kampung KB./ Yahya Iskandar

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Program Keluarga Berencana yang telah digalakkan secara nasional oleh pemerintah dipercaya dapat menekan laju pertumbuhan penduduk.

Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis saat meresmikan Kampung Keluarga Berencana di Dusun Selintah, Desa Rawak Hulu, Kecamatan Sekadau Hulu menekankan kepada masyarakat agar meningkatkan kesadaran untuk berKB dan memiliki dua anak saja. menurutnta hal ini berpengaruh terhadap ketahanan pangan suatu daerah.

“ Untuk itu ditekankan, pentingnya berKB dan cukup miliki dua anak saja. Laki-laki maupun perempuan sama saja, tidak ada bedanya. Jadi sekolahkanlah dengan benar-benar,” ungkapnya.

Cornelis menjelaskan bahwa pertumbuhan penduduk di Kalbar saat ini diatas 2 persen setiap tahunnya. Untuk itu, program Keluarga Berencana dinilai sangat penting guna menekan laju pertumbuhan penduduk.

“TNI, Polri dan PNS wajib memiliki dua anak saja. Selebihnya itu tidak ditanggung. Tidak mau berKB, punya anak banyak lalu melahirkan generasi yang tidak berkualitas. Jangan sampai ini terjadi,” ujarnya.

Permasalahan KB juga tidak bisa diserahkan 100 persen kepada daerah. Sebab, menurut Cornelis, biaya yang dikeluarkan sangat mahal, mulai dari sosialisasi, merevolusi mental hingga membeli peralatan KB yang akan digunakan.

“Masyarakat wajib memiliki dua anak saja,” tegasnya lagi

Sementara , Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat, Mustar mengatakan, berdasarkan perintah Presiden, Kampung KB yang dicanangkan pada dasarnya adalah mengajak masyarakat untuk bersatu dalam meningkatkan kualitas hidup di Kalimantan Barat dan menekan laju pertumbuhan penduduk.

“ Perlunya pemahaman agar masyarakat sadar berKB. Diharapkan seluruh elemen masyarakat turut membantu program pemerintah dalam rangka menekan laju pertumbuhan penduduk,” ujarnya.

Penjabat Bupati Sekadau, MH Munsin menyatakan program KB di Sekadau hingga akhir 2015, tercatat pasangan usia subur (PUS) berjumlah 31.518 orang.

“Peserta KB aktif 24.812 orang. Untuk kebutuhan keluarga yang belum terpenuhi yaitu sebesar 13 persen,” pungkasnya.

(Yahya Iskandar/Dede)

TIDAK ADA KOMENTAR