Pembukaan MTQ IV Sekadau

Pembukaan MTQ IV Sekadau

446
BERBAGI
Pembukaan MTQ IV Sekadau
Foto : Pembukaan MTQ IV Sekadau/Yahya Iskandar

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) IV Kabupaten Sekadau berjalan sesuai dengan rencana, kegiatan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat yang sejak pagi telah memadati Lapangan Sepak Bola Gapura Rawak, Kecamatan Sekadau Hulu, pada Rabu (16/3).

Yangson, Ketua Umum Panita Pelaksana yang juga Camat Sekadau Hulu mengatakan pihaknya optimis dan berkomitmen untuk menyukseskan pelaksanaan MTQ tahun 2016. Dikatakan dia, sebanyak tujuh kontingen dari tujuh Kecamatan yang ada di Sekadau.

Mengenai tempat bagi peserta yang mengikuti perlombaan, Yangson mengatakan, pihanya menyediakan rumah penduduk bagi para peserta.

“Harapannya tentu kegiatan yang dilaksanakan pada 16 hingga 19 Maret dapat berjalan dengan lancar, tertib, aman dan sukses,” harapnya.

Sementara itu, Pastor Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Kristianus CP menyambut baik kegiatan MTQ. Bahkan, kata dia, MTQ ini merupakan bentuk persatuan yang terwujud di Kabupaten Sekadau terlebih semua elemen menyatu dalam kegiatan tersebut.

“Tidak memandang etnis. Salah satu yang terlihat nyata yaitu dengan tarian korosal tadi, ada melayu, dayak, jawa dan cina,” ujarnya.

Dikatakan Pastor Kristianus, hal itu merupakan bukti nyata terwujudnya kesatuan dan persatuan  yang ada di Kabupaten Sekadau. Dikatakan dia, kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif terlebih dukungan dari berbagai pihak baik pemerintah hingga masyarakat.

“Kegiatan seperti ini kegiatan yang positif dimana semua etnis membaur jadi satu. Atusias masyarakat juga tinggi,” ucapnya.

Bupati Sekadau, Rupinus yang membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) IV Kabupaten Sekadau mengatakan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan itu menunjukan bahwa masyarakat memiliki kebutuhan yang sangat luas.

“Jadi tidak hanya untuk masyarakat yang tinggal di tengah pusat perkotaan tapi juga di pedesaan,” ujarnya.

Adanya MTQ ini, kata Rupinus, bisa dijadikan untuk melakukan evaluasi perilaku hidup dengan nilai-nilai moral yang menjadi pesan utama Al Quran. Selain itu, kata dia, MTQ juga menjadi wahana untuk menggali nilai-nilai Al Quran yang bersifat universal.

Untuk itu, dia berharap kegiatan itu bisa membawa pencerahan ke arah yang yang lebih baik.

“Mudah-mudahan melalui MTQ ini dapat membentuk karakter pembangunan untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, modern dan religius hingga peduli kepada sesama” harapnya.

( Yahya iskandar/Dede)

TIDAK ADA KOMENTAR