Pihak Terkait Berkumpul di Landak Bahas Pencegahan Karhutla

Pihak Terkait Berkumpul di Landak Bahas Pencegahan Karhutla

BERBAGI
BMKG Minta Warga Jangan Bakar Lahan
Foto : Ilustrasi kebakaran lahan/ sayangi.com

Landak, thetanjungpuratimes.com – Polres Landak, Kamis (14/4) menggelar kegiatan Focus Group Discusion (FGD) yang berlangsung di ruang Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM) Polres Landak.

Kegiatan FGD itu sendiri dalam rangka deteksi dini dan pencegahan guna mengatasi kebakaran hutan, lahan dan kebun di Landak. Hadir sebagai narasumber, Kabag Bimas Polres Landak AKP Karyatna, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Landak, Alpius dan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Landak, Vinsensius. Hadir sebagai peserta FGD, jajaran TNI/Polri, Kapolsek se Landak, Babinkamtibmas se Landak, Sekdes se Landak dan tokoh masyarakat.

Menurut salah satu narasumber, Vinsensius, ada dua faktor penyebab kebakaran yakni, motif ekonomi dan kelalaian.

“Namun, pengolahan lahan persawahan di Landak tidak menggunakan cara pembakaran. Sekarang ini pun para petani menggunakan alat berat dengan adanya program cetak sawah,” ujar Vinsen.

Dikatakannya, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Landak dalam angka 2015, penggunaan lahan pertanian lebih kecil dibandingkan perkebunan.

“Hanya 34-194 Hektare dibandingkan yang lainnya dan belum tentu diusahakan atau digarap,” katanya.

Ditambahkan Vinsen, pengolahan lahan pertanian diakui masyarakat menggunakan pembakaran.

“Akan tetapi lebih mengutamakan kearifan lokal dalam pengolahan, sehingga jarang terjadi bencana oleh masyarakat lokal. Sebab, dilakukan secara berkelompok. Namun, kalaupun harus membakar ladang, harus melihat arah angin dan sumber air. Tujuannya untuk mencegah kebakaran dan bencana,” ungkap Vinsen.

(NY/Dede)

TIDAK ADA KOMENTAR