Januari-Maret 2016, 597 TKI Dideportasi dari Malaysia

Januari-Maret 2016, 597 TKI Dideportasi dari Malaysia

BERBAGI
BP3TKI Pontianak Gagalkan Pengiriman TKI Ilegal
Foto : Kepala BP3TKI Pontianak saat bertanya kepada calon TKI non Prosedural/ Slamet

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Malaysia kerap melakukan deportasi terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dianggap melanggar aturan yang berlaku di negera tersebut.

Terlepas dari hal tersebut, menurut keterangan Kasi Penyiapan Penempatan BP3TKI Pontianak, As Syafii, kebanyakan TKI yang dideportasi pemerintah Malaysia berawal dari perseteruan TKI dengan pihak majikan di Malaysia.

Berdasarkan data TKI bermasalah yang dipulangkan melalui PPLB Entikong periode Januari-Maret 2016 sebanyak 597 orang. Dengan rincian, pemulangan KJRI Kuching sebanyak 58 orang. Dan yang dideportasi pemerintah Malaysia sebanyak 481 orang.

“Sedangkan hasil pencegahan pihak aparat di Indonesia sebanyak 58 orang,”  ungkapnya kepada wartawan, Kamis (21/4).

Menurut Syafii, berdasarkan data yang ada TKI yang dideportasi yang berasal dari kalbar sebanyak 228 orang dan di luar Kalbar sebanyak 369 orang.

“Mereka yang dideportasi terdiri dari 507 laki laki dan 90 perempuan. Dan diantara meraka ini terdapat anak-anak,”  ujarnya.

Para TKI yang dipulangkan oleh KJRI di Kuching Malaysia ini disebabkan beberapa faktor, diantaranya masalah gaji yang tidak dibayar, gaji tidak sesuai denga yang dijanjikan, perlakuan majikan yang tidak baik, tidak betah, ditipu agen ilegal dan lain sebagainya.

“Kenudian para TKI yang dideportasi sebagian besar karena mereka ini bermasalah saat masuk Malaysia tanpa paspor, kerja tanpa permit/ visa kerja, dan masalah lainnya yang melanggar aturan dan hukum yang berlaku di Malaysia,” pungkasnya.  (Slamet Ardiansyah/Yuniar)

TIDAK ADA KOMENTAR