85 Calon Pendamping Penyuluh Pertanian Ikuti Bimtek di Faperta Untan

85 Calon Pendamping Penyuluh Pertanian Ikuti Bimtek di Faperta Untan

724
BERBAGI
Peserta Bimtek di Faperta UNTAN
Foto : Peserta saat mengikuti Bimtek yang diadakan di Faperta Untan/Agus

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tanjungpura (Untan) mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) bagi mahasiswa dan alumni calon pendamping penyuluh pertanian lapangan (PPL), di Aula Faperta Untan pada Senin (25/4) pagi.

Bimtek ini sendiri diadakan selama lima hari mulai 25 hingga 29 April 2016.

Dekan Faperta Dr. Radian, MS mengatakan kegiatan tersebut merupakan kerjasama dengan Kementerian Pertanian, dan bertujuan untuk melakukan suatu upaya khusus (Upsus) untuk meningkatkan produksi padi, jagung, kedalai, tebu, bawang merah, daging, serta cabai.

Dijelaskan Radian Kegiatan Upsus ini tidak melibatkan semua perguruan tinggi, di Kalimantan hanya ada dua perguruan tinggi yaitu Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak dan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.

“Dari 40 universitas  hanya 15 universitas yang terpilih untuk mengikuti kegiatan ini,” katanya.

Radian menuturkan seluruh operasional program itu akan ditanggung seluruhnya oleh Kementerian Pertanian.

“Periode lalu sebanyak Rp 3 Miliar, untuk tahun ini sekitar Rp 1 Miliar, karena memang pada periode lalu selama enam bulan, sementara tahun ini kegiatannya hanya tiga bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Ir. Tris Haris Ramadhan, MP selaku ketua panitia mengatakan dari 200 orang pelamar yang diikutsertakan hanya 85 orang, yang terdiri dari Mahasiswa dan alumni Fakultas Pertanian Untan.

“Sekarang pada tahun 2016 ini adalah periode ke dua untuk program Upsus, ini adalah salah satu indikasi bahwa pemerintah pusat masih mempercayai kita (Fakultas Pertanian Untan) untuk melanjutkan kegiatan pendampingan Upsus” jelasnya.

Seperti yang dilansir di laman web www.pertanian.untan.ac.id seluruh peserta Program Upsus ini akan disebar ke sejumlah Kabupaten/Kota di Kalbar seperti, Kabupaten Sambas  dengan 12 pendamping, Kota Singkawang lima pendamping, Kabupaten Bengkayang 11 pendamping, Kabupaten Mempawah 12 pendamping, Kabupaten Kubu Raya 12 Pendamping, Kabupaten Landak 11 Pendamping, Kabupaten Sanggau Sembilan pendamping, dan Kabupaten Melawi enam pendamping.

(Agustiandi/Dede)

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR