Pemkot Jayapura Antisipasi Aksi Coret-Mencoret Baju Pascapengumuman Kelulusan

Pemkot Jayapura Antisipasi Aksi Coret-Mencoret Baju Pascapengumuman Kelulusan

248
BERBAGI
Corat Coret Seragam SMA
Foto : Ilustrasi coret-mencoret baju/metro.sindonews.com

Jayapura, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura mengantisipasi terjadinya aksi coret mencoret usai dilakukan pengumuman kelulusan bagi tingkat SMA/SMK pada Sabtu (7/5) sore.

“Kita batasi semua acara pelepasan siswa itu jam 12.00 WIT. Ini mengingat jam 15.00 WIT kita akan umumkan hasil kelulusan. Kita tidak mau ada aksi coret mencoret, konvoi karena kita tahu Kota Jayapura sudah masuk rangking kota termacet,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura I Wayan Mudiyasa di Jayapura.

Ia pun meminta peran dari masing-masing orang tua siswa untuk bisa menjaga anaknya agar tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kesusilaan dalam merayakan kelulusan.

“Kami juga mengimbau kepada orang tua untuk menemani anaknya pada saat pengumuman kelulusan, karena kita umumkan secaea online maka tidak usah keluar rumah,” katanya.

Wayan pun menjelaskan bahwa seluruh pengumuman untuk seluruh jenjang pendidikan dilakukan secara daring.

“Hari ini ada 4.295 peserta UN jenjang SMA, MA, SMK dan paket C. Hari ini semua mata tertuju ke www.unkota.info, semua pengumuman kita laksanakan berbasis online,” ujarnya lagi.

“Nanti jam 15.00 WIT Kota Jayapura akan melihat hasil pengumumannya melalui SMS atau melalui komputer yang didalamnya akan ada menu pilihan SMA, SMP atau SD,” sambungnya.

Menurut dia, seluruh peserta UN telah diberikan kata kunci untuk bisa mengakses halaman pengumuman kelulusan sehingga diminta agar mereka tidak menghilangkan hal tersebut.

“Nanti akan muncul permintaan nomor peserta ujian dan passwordnya, jadi setiap anak memiliki password yang berbeda-beda. Nantinya di sana keluar info apakah siswa itu lulus atau tidak,” kata Wayan.

(Ant/Dede)

TIDAK ADA KOMENTAR