Ujicoba SBMPTN Dengan Sistem CBT

Ujicoba SBMPTN Dengan Sistem CBT

BERBAGI
Foto : Salah seorang mahasiswi sedang mengikuti ujicoba CBT/ Kurniawati

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Untuk memperlancar jalannya SBMPTN yang diadakan serentak di tiga puluh universitas negeri di Indonesia, teknisi pusat mengirim beberapa orang untuk memastikan teknologi informasi yang digunakan guna jalannya tes berbasis komputer, bisa berjalan lancar pada 31 Mei 2016.

Menurut Teknisi IT pusat Computer Based Test dari Universitas Padjajaran Bandung, Arief Rachman Hakim, Computer Based Test adalah ujian seleksi langsung secara online di depan komputer yang dilaksanakan di lokasi ujian yang telah ditentukan. Dimana hasil seleksi dapat langsung diketahui sesaat setelah peserta mengerjakan test.

“Computer Based Test ini dilakukan menggunakan komputer. ¬†Soal yang diberikan juga dirahasiakan, namun setelah mengikuti tes, hasilnya dapat langsung diketahui,” jelasnya saat uji coba di gedung C Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak, Kamis (19/5).

Arief menambahkan, Tim IT pusat mengunjungi universitas yang akan melakukan Computer Based Test guna memastikan teknologi yang digunakan saat tes nanti berjalan lancar.

“Untuk komputer yang tidak bermasalah, akan kami beri stiker agar komputer bisa digunakan saat tes berlangsung,” tuturnya.

Guna meminimalisir pemadaman listrik yang terjadi, genset yang ada juga dilihat, agar jika terjadi pemadaman lampu, genset yang ada dapat menjalankan fungsi listrik.

Bagi peserta yang mengalami gangguan pada komputer dan server yang overload, calon mahasiswa/mahasiswi yang mengikuti tes dipindahkan ke komputer lain, dan melanjutkan soal yang dikerjakan tanpa tambahan waktu.

“Jika terjadi gangguan pada komputer maupun server web Computer Based Test, calon mahasiswa/mahasiswi yang mengikuti tes dipersilahkan pindah ke komputer yang belum digunakan tanpa tambahan waktu,” ujarnya.

Arief berharap, dengan adanya Computer Based Test ini calon mahasiswa/mahasiswi lebih mudah masuk ke universitas negeri, dan tidak ada kebocoran soal dan tidak ada kecurangan saat tes.

Sementara salah seorang mahasiswi Fakultas MIPA Untan Pontianak, Sistria Hijra Wardana, yang mengikuti Computer Based Test mengaku lebih efektif dibandingkan dengan melingkarkan di lembar jawaban.

“Kalau menggunakan komputer lebih efektif dan lebih cepat diketahui hasilnya,” jelas Sistria.

Sistria berharap, Computer Based Test bisa digunakan dengan baik. Sistem yang lama bisa digantikan dengan sistem yang baru.

Uji coba Computer Based Test ini diikuti oleh seluruh fakultas yang ada di Universitas Tanjungpura Pontianak. (Kurniawati/Yuniar)

TIDAK ADA KOMENTAR