Angka Inflasi Kalbar Masih Normal

Angka Inflasi Kalbar Masih Normal

256
BERBAGI
Foto : Foto : M.Zeet bersama Gubernur Kalbar (tengah) dan Kepala BI Kalbar Dwi Susanto saat mendatangani roadmap TPID Kalimantan Barat/ Agus

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua Umum Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Barat, M.Zeet Hamdy mengatakan, pada truliwulan I tahun 2016, angka inflasi di Kalbar mencapai 6,43 persen. Angka tersebut masih dalam kategori normal, karena masih di bawah 10 persen. Dan jika dilihat secara nasional, Kalbar masih bagus, karena masih di bawah rata-rata.

“Kemampuan untuk mengendalikan inflasi kita jauh lebih bagus,” ungkapnya di sela sela Rakorda TPID se Kalbar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (24/5).

M.Zeet yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar ini mengatakan, salah satu indikator dari TPID Kalbar yang sangat bagus adalah, Kota Pontianak akan dijadikan Pilot Project sebagai penerima penghargaan dalam bidang pengelolaan inflasi daerah terbaik.

Sehingga Ia mengharapkan kepada para pelaku pasar, untuk mendistribusikan barang secara merata.

“Kita berharap di bulan puasa ini pasar bisa lebih terkendali,” pintanya.

Selain itu, TPID se-Kalbar juga mampu untuk memformulasikan kebijakan-kebijakan kondusif yang bisa mengandalikan inflasi di daerah masing masing, agar bisa menjaga elastisitas harga pada suatu dimensi yang wajar.

Di tempat yang sama, Gubernur Kalbar, Cornelis menyampaikan bahwa pangan punya pengaruh besar dalam menyumbang angka inflasi.

Ia menyarankan kepada masyarakat Kalbar untuk tidak berlebihan dalam mengeluarkan uang. Apalagi saat ini menjelang bulan suci ramadhan, karena itu salah satu perilaku yang bisa menyebabkan inflasi.

“Sedapat mungkin berlaku hidup sederhana saja, jangan berlebihan,” pintanya. (Agustiandi/Yuniar)

TIDAK ADA KOMENTAR