Panitia SBMPTN Untan Sosialisasi Prosedur Operasional Baku

Panitia SBMPTN Untan Sosialisasi Prosedur Operasional Baku

BERBAGI
Foto : Sosialisasi Prosedur Operasional Baku SBMPTN Untan 2016/Kurnia

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Panitia SBMPTN Untan menyosialisasikan prosedur operasional baku SBMPTN kepada panitia pengawas di Rektorat Untan, Jumat (27/5).

Kepala Biro Akademik sekaligus sekretaris panitia lokal SBMPTN Untan, Mansyur, mengatakan sosialisasi yang disampaikan itu adalah mengenai pola dan sistem pengendalian SBMPTN.

“Panitia pengawas SBMPTN ini diberi sosialisasi bagaimana prosedur operasional baku SBMPTN yang ada,” jelas dia usai acara sosialisasi tersebut.

Adapun pengawas SBMPTN kali ini, kata Mansyur, berasal dari dosen Untan dan guru yang sekolahnya digunakan untukĀ  pelaksanaan tes SBMPTN, antara lain SMA Negeri 1, MAN 2, SMK 5 dan SMA Islamiyah.

Mansyur meminta kepada pengawas agar tidak melakukan hal di luar ketentuan prosedur operasional baku. Sedangkan untuk para peserta sehari sebelum tes SBMPTN berlangsung, diharapkan meninjau lokasi tes yang telah ditentukan.

Untuk pengamanan soal sendiri, tambah Mansyur dikawal oleh anggota Kepolisian yang dibawa langsung dari bandara Supadio, Pontianak.

Syarat peserta SBMPTN antara lain, ungkap Mansyur, adalah Ijazah yang asli maupun fotokopi wajib dibawa peserta saat tes berlangsung.

Siswa lulusan tahun 2014 dan 2015 harus sudah memiliki Ijazah. Sedangkan lulusan tahun 2016, disyaratkan memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian atau SKHU, SMA sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang bersangkutan dengan dibubuhi cap stempel sekolah yang sah.

“Bagi yang lulus selain tahun 2014, 2015, dan 2016, dipersilahkan ikut jalur mandiri,” pungkasnya.

(Kurniawati/Dede)

 

TIDAK ADA KOMENTAR