Nahkoda Kapal Nelayan Asing Disidangkan di PN Pontianak

Nahkoda Kapal Nelayan Asing Disidangkan di PN Pontianak

107
BERBAGI
Foto : Sidang perdana Nahkoda kapal nelayan asing di PN Pontianak/ Slamet

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Nakhoda KM Gui Bei Yu, atas nama Yang Guang Yu (41) Warga Negara Asing (WNA) asal China, Kamis (9/6) disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, sebagai terdakwa tindak pidana perikanan di perairan laut Indonesia.

Yang Guang Yu didakwa karena telah melakukan penangkapan ikan tanpa Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dari Indonesia di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di perairan Laut China Selatan.

Sidang perdana yang diketuai majelis hakim Harianta, SH dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yuse Chandi, SH dan Eka, SH ini merupakan sidang untuk mendengarkan keterangan para saksi dengan menghadirkan saksi Sadri, yang merupakan saksi ahli dari Polnep.

Sadri menjelaskan, terdakwa menggunakan alat tangkap ikan jenis trawl, sehingga alat ini dapat merusak keberlangsungan sumber daya ikan.

“KM Gui Bei Yu masuk dalam ZEE Indonesia, serta kapal yangdi gunakan adalah kapal pecari ikan,” jelasnya.

Sementara keterangan saksi lain yang menangkap KM Gui Bei Yu dari stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Pontianak, Heriyoko mengatakan, penangkapan dilakukan pada saat sedang patroli dan melihat kapal KM Gui Bei Yu yang digunakan terdakwa berlayar menangkap di ZEE Indonesia.

“Kapal tersebut menangkap ikan di wilayah ZEE Indonesia dan belum pernah masuk ke pelabuhan yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Terdakwa di kenakan pasal 92 jo pasal 26 ayat 1, pasal 102 Undang undang RI nomor 31 tentang perikanan, kemudian pasal 92 ayat (2) jo 27 ayat(2), pasal 85 jo 9 ayat (1) Undang undang RI nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU 31 tahun 2001 tetang perikanan.

Usai mendengarkan keterangan para saksi, sidang di skor dan akan dilanjutkan kembali di tempat yang sama pada hari Rabu atau Kamis depan.  (Slamet Ardiansyah/Yuniar)

TIDAK ADA KOMENTAR