Sambas Tolak Daging Beku

Sambas Tolak Daging Beku

BERBAGI
Jangan Hangatkan Daging Beku di Microwave
Foto : Ilustrasi daging beku/ tribunnews.com

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sambas, Musanif menegaskan, Kabupaten Sambas menolak masuknya daging beku yang berasal dari luar Kalbar yang merupakan daging subsidi dari pemerintah pusat.

“Kuota untuk Kabupaten Sambas memang ada, namun saya lupa berapa jumlahnya. Akan tetapi setelah melakukan koordinasi, kita menolak daging beku tersebut,” ujar Musanif,  Jumat (17/6).

Musanif mengemukakan, harga daging beku tersebut memang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga daging sapi segar.

“Memang berbeda jauh, namun masyarakat kita lebih suka daging segar, ketimbang daging beku,” kata Musanif.

Selain itu menurut Musanif, untuk memasukan daging beku yang telah disubsidi tersebut, Badan urusan logistik (Bulog) sebagai distributor daging beku memberikan syarat kepada Pemerintah Kabupaten Sambas.

“kita harus bisa menghabiskan daging beku dalam waktu relatif singkat, sementara masyarakat kita masih belum terlalu familiar dengan daging beku. Daripada sulit, kita lebih memilih menolak daging beku,” jelas Musanif.

Musanif mengungkapkan kebutuhan daging sapi di Kabupaten Sambas sejak awal Ramadan hingga sekarang dinilai mencukupi.

“Awal Ramadan, Sambas menyediakan lebih dari 200 ekor sapi untuk dipotong, namun tidak sampai 200 ekor sapi yang terpotong,” ungkapnya.  (Gindra/Yuniar)

1 KOMENTAR

  1. Perlu dicoba pak…..Barangkali dapat menekan harga daging yang sangat mahal di Sambas tok….Blom coba blom tau…..

Comments are closed.