Kurangnya Lahan Parkir di Pasar Tradisional Sambas Sebabkan Kemacetan

Kurangnya Lahan Parkir di Pasar Tradisional Sambas Sebabkan Kemacetan

321
BERBAGI
Foto: Ilustrasi/net

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika kabupaten Sambas mengakui lahan parkir di Pasar tradisional masih sedikit.

Minimnya lahan parkir ini menjadi penyebab petugas parkir menggunakan bahu jalan serta trotoar untuk memarkir kendaraan.

Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dinas Perhubungan, Informasi, dan Komunikasi (Dishubkominfo) Kabupaten Sambas, Indra Gunawan, mengatakan di pasar Sambas saat ini, hanya mengandalkan lahan parkir di bekas Terminal Subah. Namun jika menjelang lebaran seperti saat ini. Dipastikan tidak dapat menampung jumlah kendaraan yang ada.

“Hanya lahan Terminal Subah jadi satu-satunya tempat parkir. Dan itu tidak mencukupi,” kata Indra Gunawan, di Sambas, Senin (4/7).

Belum lagi, lanjut dia, kondisi bekas terminal yang  menjadi lokasi bongkar muat barang-barang milik pedagang maupun masyarakat. Sehingga menambah sesak tempat tersebut. Tak ayal, ujar dia, dengan kondisi yang ada. Membuat bahu jalan dan trotoar yang ada di daerah Pasar Sambas digunakan tukang parkir untuk memarkir kendaraan. Penggunaan bahu jalan, diakuinya menjadi penyebab kemacetan di tempat tersebut.

Guna mengurainya, kata Indra, pihaknya bersama dengan petugas kepolisian Sambas, akan bersiaga untuk atur kelancaran lalu lintas. Ditanya mengenai tarif, kata dia, sesuai dengan Peraturan Daerah, sepeda motor dikenakan Rp500.

“Kalau tarif, sesuai Perda,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan sejak beberapa hari menjelang lebaran. Kawasan pasar Sambas, mulai dipadati pengunjung, kepadatan pengunjung ini diprediksi akan semakin ramai pada H-1 lebaran.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu. H-3 sangat ramai di pasar hingga malam lebaran,” demikian kata Fahrozy warga Sambas.

(Gindra/Dede)

TIDAK ADA KOMENTAR