Pasca Lebaran Harga Bahan Pokok di Singkawang Alami Lonjakan

Pasca Lebaran Harga Bahan Pokok di Singkawang Alami Lonjakan

212
BERBAGI
Pemerintah Harus Antisipasi Masalah Pangan Jelang Puasa
Foto : Ilustrasi

Singkawang, thetanjungpuratimes.com – Lima hari pascalebaran harga sejumlah kebutuhan pokok di Singkawang masih tetap mengalami kenaikan.

Kepala Seksi Bina Pasar dan Distribusi Disperindagkop dan UKM Singkawang, Helmi Aswandi mengatakan kenaikan terjadi pada bawang merah dan udang serta kentang.

“Bawang merah pada pekan ke empat puasa masih Rp35 ribu per kilogram. Sekarang naik menjadi Rp42 ribu per kilogram. Sedangkan udang putih, berkisar antara Rp60-70 ribu per kilogram selama Idul Fitri. Kalau harga normalnya hanya Rp50 ribu per kilogram,” kata Helmi, di Singkawang, Minggu (10/7).

Di samping mengalami kenaikan, kata dia, ada beberapa bahan pokok juga masih bertahan dengan harga tinggi. Bahan pokok itu, ujar Helmi, bawang putih masih tetap berkisar antara Rp34-36 ribu per kilogram.

“Sedangkan daging sapi, dari Rp130 ribu pada H-2 lebaran, sekarang turun menjadi Rp120 ribu. Artinya sudah kembali normal,” ujarnya.

Untuk daging ayam, lanjut Helmi, masih berkisar antara Rp30-32 ribu per kilogram.

“Ikan tongkol dan gembung masih Rp35 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Sementara telur ayam ras, jelang lebaran dijual seharga Rp28 ribu, sekarang turun Rp26 ribu.

“Meski mengalami penurunan, harga ini masih dirasakan tinggi,” ungkapnya.

Sedangkan gula pasir, masih tetap tinggi seharga Rp17 ribu per kilogram.

“Untuk harga beras, minyak goreng, cabe rawit, tomat, wortel, dan kol masih normal,” tuturnya.

(Mizar/Dede)

TIDAK ADA KOMENTAR