Antonius “Antony Holt” Petinju Kebanggaan Masyarakat Sekadau

Antonius “Antony Holt” Petinju Kebanggaan Masyarakat Sekadau

552
BERBAGI
Antony saat bertarung di ring tinju
Foto: Antony saat bertarung di ring tinju/Yahya

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Menjadi petinju bukanlah cita-cita Antonius, anak kedua dari pasangan Petrus Saman (64) dan Maria Romi (58). Hanya saja, pria yang lahir pada 10 Mei 1993 ini ketika ditawari untuk berlatih tinju tak menolak tawaran dari Damius Yordan.

Pria yang memiliki nama ring, Antony Holt itu pertama kali terjun ke dunia tinju setelah mendapat tawaran berlatih dari Damianus Yordan, yang tak lain merupakan kakak dari petinju asal Kayong Utara, Daud Yordan. Antony menceritakan, saat itu dirinya melihat Damius Yordan latihan ketika di Pontianak.

Dari situlah, dirinya memiliki ketertarikan untuk terjun ke dunia tinju. Apalagi, ia sangat menyukai tantangan, sehingga tawaran itu pun diambil meski memiliki sedikit keraguan.

“Karena sering melihat, saya ditawari untuk berlatih. Awalnya saya pesimistis, bagaimana mau jadi petinju badan kurus begini. Awalnya saya tidak yakin,” ujarnya saat ditemui, pada Jumat siang (22/7).

Namun, keraguan Antony ditepis oleh Damianus yang meyakinkannya untuk ditawarkan berlatih di tempatnya sembari memberikan nomor telepon. Dari situlah, ia mulai berlatih tinju hingga akhirnya naik ring, mengikuti tinju amatir hingga akhirnya tinju profesional. Apalagi, awalnya dirinya hanya bekerja di sebuah bengkel yang terletak di Kota Sekadau.

“Saya terus diberikan motivasi. Apalagi saya berangkat dari latar belakang orang yang tidak punya, kedua orang tua saya saja hanya seorang petani. Inilah yang menjadi motivasi saya,” ungkap anak kedua dari empat bersaudara tersebut.

Mengingat berangkat dari latar belakang keluarga yang tidak punya, Antony berharap bisa mengubah nasib keluarga melalui tinju. Apalagi, dukungan yang diberikan oleh kedua orang tuanya sangat besar dan memotivasinya untuk terus menjadi juara.

“Orangtua sangat mendukung karir saya menjadi seorang petinju. Sebelumnya menjadi petinju saya meminta restu kepada mereka. Ayah saya bilang, kamu anak laki-laki dan kamu berhak menentukan hidupnya. Selama itu positif. Bagi saya dukungan kedua orangtua sangat besar,” ucap.

Diakuinya, memang tidak mudah mencapai kesukseskan, apalagi ada banyak rintangan yang harus dilalui untuk mencapai puncak karir.

“Harus juara. Itulah kata-kata dari Daud Yordan yang paling saya ingat. Karena tidak ada tempat bagi orang yang lemah,” kata dia.

Adapun rekor bertanding Antony sebagai petinju amatir sebanyak enam kali, satu kali seri, dua kali kalah, tiga kali memang yang ia mulai sejak tahun 2010 lalu. Sedangkan, profesional satu kali tanding menang, kalah nol dan seri nol.

Dalam waktu dekat, kata Antony dirinya akan kembali naik ring untuk bertanding di Jakarta pada 27 Agustus mendatang. Ia pun akan mempersiapkan diri untuk pertandingan tersebut. Bagi pria yang mengidolakan Kendall Holt, petinju dari Amerika itu dirinya harus memiliki keyakinan dan mental yang bagus untuk memberikan hasil yang baik pada setiap pertandingannya.

“Bagi saya, mengapa saya harus takut untuk bertarung. Apalagi pekerjaan saya memang bertarung,” timpalnya.

Ia pun memiliki impian untuk menjadi juara dunia. Bahkan hingga, usia 60 tahun masih memegang juara dunia.

“Memang mimpi ini terlalu besar. Tapi inilah yang terus menjadi motivasi bagi saya,” pungkasnya.

(Yahya/Dd)

TIDAK ADA KOMENTAR