467 Petugas Fardhu Kifayah dan Guru Ngaji di Kubu Raya Terima Insentif

467 Petugas Fardhu Kifayah dan Guru Ngaji di Kubu Raya Terima Insentif

91
BERBAGI
Foto: Rusman Ali saat memberikan insentif secara simbolis/Ist

Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com – Sebanyak 467 orang petugas fardhu kifayah dan guru ngaji yang berasal dari kecamatan Terentang, Teluk Pakedai dan Batu Ampar kembali mendapatkan insentif dari pemerintah Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menyebutkan pemberian insentif ini merupakan lanjutan dari pemberian insentif yang dilakukan pada bulan Mei 2016 lalu.

“Insentif dengan besaran Rp250 ribu per bulannya yang diberikan selama enam bulan sekali dengan jumlah Rp1,5 juta per orang ini dapat dipergunakan oleh yang menerimanya untuk keperluan,” katanya usai menyerahkan secara simbolis insentif kepada guru ngaji dan petugas fardhu kifayah, Jumat (29/7).

Dirinya berharap dengan adanya insentif itu dapat meningkatkan kualitas guru ngaji, maupun petugas fardhu kifayah.

Dari 467 orang yang diberikan insentif itu, katanya sebanyak 256 orang petugas fardhu kifayah dan 211 orang untuk guru ngaji.

“Rata-rata  petugas fardhu kifayah dan guru ngaji ini orang yang tidak mampu, untuk itulah sesuai dengan janji saya sebelum menjadi bupati, saya realisasikan karena mereka sangat membutuhkan,” ujarnya.

Bupati menjelaskan di tahun 2016 ini Pemkab Kubu Raya mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,4 miliar sama halnya dengan tahun 2015 lalu, dana ini diperuntukkan kepada petugas fardu kifayah dan guru ngaji se kabupaten Kubu Raya

Pemberian insentif ini kata Bupati merupakan tahap pertama ditahun 2016 untuk penyerahan insentif ditahap kedua  akan diberikan pada bulan Desember 2016 mendatang dengan besaran yang sama pula

Menurut Rusman Ali pemberian insentif itu merupakab bentuk perhatian dan penghargaan kepada masyarakat yang telah memberikan andil dan partisipasi yang besar bagi kemaslahatan didalam masyarakat dalam bentuk memberikan pelayanan fardhu kipayah maupun sebagai guru ngaji.

Sebagai petugas fardhu kifayah dan guru ngaji yang tersebar di seluruh Kubu Raya diyakininya telah memberikan sumbangan tenaga dan pengetahuan yang luar biasa dalam rangka mendidik anak-anak dan generasi muda untuk menjadi generasi penerus yang akan datang.

“Peran mereka tidak bisa dianggap enteng, namun peran mereka sangat penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Faisal)

(Faisal/dd)

TIDAK ADA KOMENTAR