Komnas HAM Kalbar Bakal Bentuk Tim Investigasi Terkait Dugaan Intimidasi Polisi Pada...

Komnas HAM Kalbar Bakal Bentuk Tim Investigasi Terkait Dugaan Intimidasi Polisi Pada Warga

316
BERBAGI
Foto: Warga saat berkumpul di kantor Komnas HAM Kalbar, Senin (1/8)/Faisal

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Terkait warga sejumlah desa yang takut diintimidasi oleh PT Sintang Raya dan meminta perlindungan ke Komnas HAM Kalbar, Senin (1/8).

Kepala Pelayanan Pengaduan Komnas Ham Perwakilan Kalimantan Barat, Dino Wahyudi mengatakan akan mempelajari dan menampung keluhan dari warga tersebut.

“Kita akan mengklarifikasi langsung ke Polisi terkait adanya dugaan intimidasi bahkan sweeping yang dilakukan oleh kepolisian. Minimal apa yang sebenarnya terjadi di lapangan, karena kita juga belum mengetahuinya,” ujar dia usai menerima audiensi warga sejumlah desa terkait dugaan sweeping oleh aparat kepolisian.

Dikatakannya, jika memang terbukti benar laporan dari warga terkait aksi penangkapan, sweeping, bahkan intimidasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, maka pihaknya akan membentuk tim investigasi untuk mencari akar masalah dan penyelesaiannya.

Dirinya mendorong kepada Pemkab Kubu Raya untuk memediasi antara perusahaan dan warga yang bertikai itu.

“Pemerintah kabupaten Kubu Raya janganlah sampai membiarkan hal ini berlarut-larut. Pertanyaan kita kemana pemerintah pada saat ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Olak-olak Kubu,  Kabupaten Kubu Raya melakukan aksi damai di PT Sintang Raya terkait sengketa lahan seluas 11 ribu hektare yang sama-sama diklaim oleh masing-masing pihak.

Diduga buntut dari aksi tersebut sejumlah warga ditangkap secara “paksa” oleh oknum polisi. ┬áKejadian penangkapan itu membuat warga memilih mengungsi guna menghindari aksi penangkapan.

(Faisal/dd)

TIDAK ADA KOMENTAR