Polisi Bantah Lakukan “Sweeping” pada Warga Olak-olak Kubu

Polisi Bantah Lakukan “Sweeping” pada Warga Olak-olak Kubu

203
BERBAGI
Foto: Warga sejumlah desa saat berada di kantor Komnas HAM Kalbar/Faisal

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Dituding Perkumpulan Bantuan Hukum Kalimantan (PBH-K) terkait aksi sweeping yang dilakukan pihak kepolisian yang mengakibatkan warga Olak-olak Kubu resah dan ketakutan, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi Suhadi SW, membantah perihal tersebut.

“Itu berdasarkan kebetulan atas laporan perusahaan, warga yang melakukan pencurian sawit di konsesi perusahaan dalam jumlah banyak,” katanya, saat dihubungi, Senin (1/8).

Selain itu, menurut dia, dampak dari kericuhan saat aksi, seorang polisi mengalami luka-luka karena pengeroyokan. Kasus ini, kata Suhadi, sebenarnya ditangani oleh Polres Mempawah. Pelibatan personel Brimob Polda Kalbar karena pengawalan aksi unjuk rasa. Dalam hal ini, sebutnya lagi, Polisi bertindak atas nama negara dan tidak berpihak pada siapapun.

“Polisi akan melakukan penyelidikan terhadap upaya mobilisasi massa dari daerah lain, dengan iming-iming kerja memanen sawit. Ternyata mereka diarahkan untuk demo,” katanya.

Ia mengatakan advokasi dari organisasi non pemerintahan harusnya mengarahkan agar warga dampingannya tidak melakukan tindak kriminal, sehingga esensi membantu warga memperjuangkan haknya hilang.

(Agustiandi/dd)

TIDAK ADA KOMENTAR