Pemkab Kubu Raya Terus Evaluasi Kinerja Instansinya

Pemkab Kubu Raya Terus Evaluasi Kinerja Instansinya

86
BERBAGI
Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus
Foto : Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus/Dokumen

Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintah, dan pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya secara aktif terus melakukan evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi pemerintah untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan ataupun kegagalan.

Wakil bupati Kubu Raya, Hermanus menyebutkan dalam melaksankan visi dan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam melalui alat pertanggung jawaban yang telah ditetapkan secara periodik.

“Hal itu terdiri dari berbagai komponen yang merupakan satu kesatuan antara lain perencanaan kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi dan pemanfaatan informasi kinerja,” sebutnya, Kamis (4/8).

Dijelaskannya dari hasil evaluasi atas laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah di Kabupaten Kubu Raya, dimana dari total nilai seluruh SKPD adalah 49,98 dari akumulasi hasil nilai evaluasi dari seluruh SKPD di Kubu Raya.

“Dengan hasil itu, menandakan bahwa kategori penilaian masih dalam kategori c atau kurang dalam sistem dan tatanan kurang diandalkan sehingga diperlukan banyak perbaikan,” jelasnya.

Dari seluruh nilai yang didapat oleh SKPD,  kemudian katanya diakumulasi, sehingga dapatlah nilai 48,98 dan menjadi nilai Kabupaten Kubu Raya. Dari hasil evaluasi masih banyak instansi mendapatkan nilai kurang atau c.

Menurutnya, hal-hal mendasar yang perlu diperbaiki kedepannya adalah perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, evaluasi kinerja, dan capaian kinerja.

Hermanus menegaskan catatan diatas harus menjadi perhatian serius bagi seluruh SKPD Kubu Raya agar lebih tertib, dan taat dalam menjalankan penyelenggaraan pemerintah. Mulai dari penyusunan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengukuran hinga pelaporan.

“Semua hal itu harus selaras dan terkoordinasi dengan baik. Dapat dipertanggungjawabkan dan memiliki dokumentasi yang lengkap. Indikator kinerja kita harus dapat dipantau dan direview secara berkala, dan hasilnya harus menunjukan kondisi yang lebih baik dan inovatif,” tegasnya.

Hal itu, tambahnya sarus menunjukan ukuran keberhasilan yang baik, yaitu dengan tidak memiliki makna ganda, dapat diukur, dapat diidentifikasi baik satuan maupun parameternya, dapat dicapai dengan baik, serta relevan dengan tugas dan fungsinya, dapat dikendalikan dengan baik.

Hermanus juga mengharapkan agar semua SKPD di Kubu Raya dalam menjalankan programnya dapat dipertanggung jawabkan dengan baik yang selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah dan pembangunan nasional.

“Dengan memiliki data yang lengkap dan dokumentasi yang baik, maka penyampaikan laporan dengan lengkap dan jelas dan dapat dipertanggung jawabkan,” pungkasnya.

(Faisal/dd)

TIDAK ADA KOMENTAR