Pipa Tutupi Akses Masuk Terminal Lawang Kuari

Pipa Tutupi Akses Masuk Terminal Lawang Kuari

121
BERBAGI
Foto: Petugas menunjukan pipa yang menutupi akses masuk terminal/Yahya

Sekadau, thetanjungpuratimes.com РAdanya pipa pralon yang melintang di pintu masuk terminal Lawang Kuari Sekadau  sejak April lalu. Akses masuk kendaraan di terminal tersebut menjadi ditutup.

“Kita minta secepatnya ada perbaikan gorong-gorong yang sumbat, agar tidak ada pipa (pralon) di jalan hingga buat jalan ditutup, pengguna bis dan motor harus mutar karena menggunakan satu pintu untuk masuk dan keluar, masa gara gara sebatang pralon limbah rumah tangga akses umum ditutup,” kata Ramli salah satu warga setempat, pada Kamis (4/8).

Sementara saat ditemui petugas lapangan di terminal Perhubungan Kabupaten Sekadau Harundinata mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemilik ruko.

“Awalnya limbah rumah tangga yang berasal dari beberapa ruko itu mengalir ke terminal, dikhawatirkan kalau dibiarkan akan berdampak tidak baik selain bau air limbah juga bisa merusak area terminal, untuk sementara kita minta pemilik ruko pasang pipa (pralon) untuk melewati gorong – gorong parit yang sumbat itu” Jelasnya.

Dia mengatakan pencemaran limbah rumah tangga ke terminal bukanlah semata-mata kelalaian pemilik ruko namun juga kesalahan pihak pelaksanaan pengerjaan aspal terminal, jalur gorong-gorong tertutup tidak dilakukan pembersihan, wajar parit sumbat, dengan demikian jalur kiri keluar terminal hingga kini terpaksa ditutup.

“Memang informasi yang kita dapatkan dalam waktu dekat akan di lakukan pengerjaan perbaikan saluran parit terminal. Ya, kita harapkan mudah-mudahan cepatlah pelaksanaannya agar jalur keluar terminal bisa berfungsi dan digunakan semestinya” Tukasnya.

Heri Handoko Kabid Bina Marga Kabupaten Sekadau ketika dimintai penjelasan terkait penutupan akses terminal lawang kuari mengatakan untuk saluran yang sumbat itu akan segera diperbaiki

“Kalau jalur gorong-gorong tersumbat akibat pekerjaan jalan, apa sih susahnya pihak ruko nyuruh orang gali sedikit biar air mengalir. Haruskan menunggu APBD¬† tahun depan buat betulkannya,” pungkasnya.

.(Yahya/dd)

TIDAK ADA KOMENTAR