Pusat Gulirkan Program Industri Rumahan di Landak

Pusat Gulirkan Program Industri Rumahan di Landak

100
BERBAGI
Foto: Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan audiensi dengan Plt Sekda Landak untuk menggulirkan program industri rumahan/NY

Landak, thetanjungpuratimes.com – Bupati Kabupaten Landak Adrianus Asia Sidot belum lama ini sudah melakukan MoU dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dalam bidang program industri rumahan.

Tim dari Kementerian inipun sudah melakukan audiensi dengan Pemkab Landak yang diwakili Plt Sekda Landak, Asuardi Daris.

Menurut Asuardi, Landak sudah mendapat perhatian dari pusat untuk mendapat program industri rumahan.

“Sudah ada MoU antara Pemkab Landak bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak selama tiga tahun. Tim pelaksana kegiatanpun sudah disusun,” ujar Asuardi, Kamis (4/8).

Dijelaskannya, untuk di Landak sendiri ada dua kecamatan yang menjadi sasaran program industri rumahan yakni, Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Sebangki.

“Untuk program industri rumahan di Kecamatan Ngabang berupa bergai jenis kuliner dan makanan khas Landak. Sedangkan untuk di Kecamatan Sebangki berupa pengolahan gula aren. Program inipun ditindaklanjuti oleh beberapa SKPD terkait dilingkungan Pemkab Landak dengan ketua tim yakni Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Landak dan koordinator kegiatan Bappeda Landak,” jelasnya.

Dikatakan Asuardi, tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak inipun berharap supaya Pemkab Landak tetap mengetahui, mengawal dan membimbing untuk kesuksesan program tersebut.

“Program ini tidak dilepaskan begitu saja. Perlu ada kerjasama beberapa pihak, terutama swasta. Sebab, banyak pun hasil industri itu, jika tidak dipasarkan tentu tidak akan berlanjut,” pungkasnya.

(Ny/dd)

TIDAK ADA KOMENTAR