Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Tayan Ditangkap

Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Tayan Ditangkap

57371
BERBAGI
Foto : Tersangka AFN (brewok) diamankan polisi/Istimewa

Pontianak, thetanjungpuratimes.com-Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, berhasil menangkap tersangka AFN, yang ternyata adalah pacar dari wanita hamil yang dibunuh lalu dibuangnya ditumpukan limbah tandan sawit.

Diketahui AFN tinggal Jalan di Parit Haji Muksin II, Kompleks Mega Mas Blok D No. 31 Kabupaten Kubu Raya.

“Terungkapnya kasus pembunuhan perempuan hamil besar tersebut, setelah pihak Ditreskrimum Polda Kalbar melakukan autopsi terhadap mayat korban yang pada Selasa (20/9) ditemukan di kawasan perkebunan sawit PT SMP, di Tayan,” kata Kabid Humas Polda Kalbar, Suhadi SW di Pontianak, Rabu (21/9).

Ia mengatakan, dari hasil autopsi, pihak kepolisian melalui Tim Inafis Polda Kalbar, mengambil sidik jari korban, setelah diidentifikasi munculah identitas korban bernama Marta Priviana, perempuan kelahiran 17 Januari 1991, dengan alamat Jalan Parit Bugis, Gang Wijaya, Kelurahan Arang Limbung, Kecamatan Sui Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Bertitik tolak dari ditemukannya identitas korban, maka Tim Gabungan Serse Polda Kalbar dan Polres Sanggau menemui orang tua korban atas nama Petrus Yanto dan Vincensia Vina, dimana suami istri  tersebut mengakui bahwa korban adalah putrinya.

Menurut keterangan orang tua korban, bahwa putrinya memiliki pacar berinisial AFN yang tinggal di Jalan Parit Haji Muksin II, Kompleks Mega Mas, Blok D No. 31, Kabupaten Kubu Raya.

“Tanpa membuang buang waktu lagi, Tim Gabungan bentukan Dir Reskrimum Kombes (Pol) Krisnanda dan Kapolres Sanggau AKBP Dony Charles Go mendatangi rumah pacar korban, dan tim gabungan juga menemukan barang bukti berupa pakaian wanita dan pakaian bayi serta pacar korban bernama AFN yang masih berstatus mahasiswa,” ungkapnya.

Tersangka AFN sendiri berasal dari Dusun Pesing, Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau.

Berdasarkan hasil interogasi sementara, AFN mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban Marta dengan cara korban dibekap menggunakan bantal di dalam kamar rumah kontrakannya, di Jalan Parit Haji Muksin II, Komplek Mega Mas.

“Setelah mengetahui korban sudah meninggal, selanjutnya korban dibawa pelaku kearah Simpang Ampar, Kecamatan Tayan dan dibuang di tepi jalan di tumpukan limbah tandan sawit,” ungkapnya.

Mayat korban sendiri dibawa menggunakan kendaraan Avanza warna merah maron dengan nomor polisi KB 2394 PB.

“Saat ini pelaku diamankan di Dit Reskrimum Polda Kalbar untuk dilakukan proses hukum,” pungkasnya.

(Agustiandi/Muhammad)

5 KOMENTAR

  1. setuju mas, dihukum mati lebih baik !!
    dari pada di penjara saja, yang lain malah bisa berbuat seperti ini juga…
    hancur masa depan bangsa hahaha

Comments are closed.