Air Bah Sapu Rumah Warga Tiga Kecamatan di Melawi

Air Bah Sapu Rumah Warga Tiga Kecamatan di Melawi

427
BERBAGI
Foto : Ilustrasi banjir di kawasan Melawi/Edi

Melawi, thetanjungpuratimes.com – Curah hujan yang tinggi┬á membuat sejumlah desa di 3 kecamatan Pinggir Sungai Pinoh terendam banjir. Bahkan akses menuju Kecamatan Tanah Pinoh (Kota Baru) hingga ke Soan sudah tak bisa dilewati kendaraan karena terendam banjir.

Sejumlah rumah yang berada di desa sudah terendam, bahkan air bah nyaris menutupi atap rumah warga. Berdasarkan pantauan thetanjungpuratimes.com, saat ini banjir juga sudah mulai merambah ke Kecamatan Kota Baru dan Sayan. Bahkan sejumlah rumah di dua kecamatan itu juga sudah terendam banjir hingga setengah badan rumah.

Camat Sokan, Yeskil Leban membenakran banjir cukup tinggi melanda di kecamatan Sokan. Sejumlah desa dan rumah penduduk yang berada di pinggir sungai bahkan di dalam kota Sokan sudah ikut terendam.

“Airnya sudah mulai naik sejak tengah malam pukul 24.00 WIB. Ini terjadi tiap tahun setiap menjelang akhir tahun. Tapi ini cukup tinggi banjirnya,” katanya, Selasa (22/11).

Yeskil mengatakan, infrastruktur jalan dan jembatan juga sudah banyak yang mulai rusak. Sehingga perekonomian masyarakat di 3 kecamatan lumpuh total.

“Sejumlah jembatan gantung juga terdorong banjir dan nyaris putus. Jelas membuat perekonomian masyarakat lumpuh total,” katanya.

Yeskil mengatakan, pihaknya sudah turun ke lapangan memantau kondisi dan mendata desa-desa serta perumahan warga yang ikut terendam banjir.

“Tim kecamatan sudah mulai turun ke lapangan memantau kondisi di lapangan serta mendata desa dan rumah-rumah yang tenggelam,” terangnya.

Sementara, warga Desa Muara Tanjung Kecamatan Sokan, Jon Arianto mengatakan, perumahan warga di sekitar kota Sokan sudah banyak yang terendam. Bahkan harta benda warga ikut terendam banjir.

“Bahkan informasi teman saya, jembatan keranjik di Kota Baru sudah sudah nyaris putus,” bebernya.

Ia menambahkan, masih banyak lagi infrastruktur yang rusak karena bencana alam banjir ini. Bahkan rumah betang di Desa Potai yang cukup tingi udah nyari terendam banjir.

“Kalau rumah warga di Potai jangan ditanya. Kantor desa saja sudah terendam,” paparnya.

(edi/dd)

 

TIDAK ADA KOMENTAR