JPU akan Ajukan Kasasi Terkait Vonis Bebas Petrus Bakus

JPU akan Ajukan Kasasi Terkait Vonis Bebas Petrus Bakus

BERBAGI
Foto: Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Sintang, Budi Susilo/Lingga

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sintang akan segera melakukan upaya hukum dengan mengajukan Kasasi atas putusan bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sintang terhadap terdakwa Petrus Bakus yang berlangsung pada Kamis (1/12) diruang Sidang utama pengadilan Negeri Sintang.

Majelis hakim sebelumnya menjatuhkan vonis bebas dan hanya menjalani rehabilitasi di rumah sakit Jika(RSJ) sungai Bangkong, Pontianak terhadap terdakwa Brigadir Petrus Bakus atas kasus pembunuhan, dan mutilasi dua orang anak kandungnya atas nama inisial Fe (5) dan Am (3) yang masih balita di rumah dinasnya, Asrama Polisi Polres Melawi Gang Darul Falah, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kalbar pada jumat 26 Februari silam.

Dimana, sidang putusan kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan bapak terhadap kedua anak kandungnya tersebut, Majelis hakim menyatakan terdakwa Petrus Bakus terbukti secara sah, dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh Jaksa penuntut Umum.

Akan tetapi terdakwa Petrus Bakus tidak bisa diminta pertanggungjawaban atas perbuatannya sebagai mana yang terlampir dalam pasal 44 ayat 2 KUHP karena terdakwa mengalami gangguan jiwa. Sehingga majelis Hakim memerintahkan agar terdakwa direhabilitasi di RSJ selama satu tahun masa percobaan.

Pada persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksan negeri (Kejari) Sintang menuntut terdakwa brigadir Petrus Bakus dengan tuntutan penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap terhadap kedua anak kandungnya.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Sintang, Budi Susilo kepada sejumlah wartawan saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Sintang, Kamis(1/12) mengatakan pihaknya selaku tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus terdakwa Petrus Bakus akan segera mengajukan Kasasi.

“Tim kita akan segera menyiapkan memori kasasi,” ucapnya.

Menurut Budi, terdakwa Petrus Bakus tidak mengalami gangguan jiwa sesuai dengan putusan yang diyakini oleh majelis hakim pengadilan Negeri Sintang. Oleh sebab itu JPU wajib untuk melakukan kasasi.

“Kawan-kawan sendiri pasti sudah melihat selama proses persidangan terhadap terdakwa petrus Bakus seperti apa, dan setiap mengawali persidangan majelis hakim selalu mempertanyakan kondisi terdakwa, dan terdakwa sendiri menjawab normal sesuai dengan dalam sidang-sidang lainnya, jadi disinilah kita dituntut untuk menegakkan rasa keadilan itu,“ pungkasnya.

(Lingga/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR