PHBI Ketapang Gelar Perlombaan Marawis dan Qasidah

PHBI Ketapang Gelar Perlombaan Marawis dan Qasidah

BERBAGI
Foto: salah satu peserta Marawis di Ketapang dalam rangka memeriahkan Maulid nabi Muhammad SAW/Ras

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ketapang, Drs H.Mad Noor Hamid, menegaskan jumlah peserta yang bertanding sebanyak 53 group terdiri dari group hadrah/marawis umum dewasa berjumlah 17 regu, group qasidah rebana dewasa wanita berjumlah 22 regu, group qasidah rebana anak-anak remaja putri sebanyak 14 regu.

“Peserta ini berasal dari Kecamatan Matan Hilir Utara, Muara Pawan, Delta Pawan, Benua Kayong, Matan Hilir Selatan dan Tumbang Titi. Lomba akan dilakukan selama 4 malam dimulai dari tanggal 2 Desember 2016 sampai tanggal 5 Desember oleh PHBI Ketapang,” katanya, Senin (5/12)

Adapun tujuan diadakan lomba Qasidah, katanya adalah untuk ajang silaturahmi dan mempersatukan rasa kebersamaan.

Diterangkannya, tujuan lomba juga upaya melestarikan warisan seni budaya yang bernafaskan Islam, dan pembinaan umat serta meningkatkan karya seni dalam nada dan dakwah.

“Selain itu, sebagai sarana media kita untuk mendorong potensi para remaja agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif, bahkan seni qasidah dan marawis justru menjadi sarana dakwah, dan bisa menjadikan pergaulan remaja terarah dan positif. Semangat itulah mendorong kini dari pengurus PHBI Kabupaten Ketapang mengadakan kegiatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ketapang, Drs Suprapto S, ketika pembukaan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ketapang yang melakukan perlombaan bagi masyarakat, remaja masjid dan pelajar yang akan mengikuti lomba kesenian bernafaskan Islam, dalam rangka memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW.

Menurutnya, tujuan diselenggarakannya lomba kesenian bernafaskan Islam adalah untuk mempertahankan nilai-nilai budaya Islam sehingga tidakĀ  hilang dengan perkembangan zaman.

Selain itu untuk meningkatkan silaturami sehingga kecintaan terhadap hari besar iSlam senantiasa tetap dipertahankan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, perlombaan kesenian bernafaskan Islam merupakan salah satu hiburanbagi masyarakat tentang keaneka ragaman budaya islam yang selama ini sudah sangat jarangĀ  disaksikan.

“Saya mengajak umat islam, dan khususnya para ulama, mubaligh, pengurus ormas Islam, lembaga dakwah dan lembaga pendidikan Islam agar memberikan perhatian sungguh-sungguh,” tegas Wakil Bupati Ketapang.

Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Ketapang ini menyebutkan upaya pembinaan umat dan peningkatan kualitas kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, melalui pemberdayaan dakwah, tarbiyah dan ukhuwah yang menyentuh secara langsung tentang pesan, dan tujuan beragama sesungguhnya.

(Ras/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR