Bupati KKR Ajak Pemuda Lebih Kreatif dan Inovatif

Bupati KKR Ajak Pemuda Lebih Kreatif dan Inovatif

BERBAGI
Foto: Bupati Kubu Raya saat Menghadiri Acara Maulid Nabi Di Masjid Darussalam Desa Kuala Dua/Hms KKR

Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com – Bupati Kubu Raya Rusman Ali bersama jajaran Pemkab Kubu Raya menghadiri acara maulid Nabi Pemuda melayu di Masjid Darussalam Desa Kuala Dua, Senin.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Muslim untuk meneladani Nabi Besar Muhammad SAW, serta mengajak seluruh masyatakat Kubu Raya untuk bahu membahu membangun daerah Kubu Raya bersama pemerintah,” katanya.

Pada bulan ini, katanya setiap tahunnya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, sehingga dirinya berharap pelaksanaan Maulid Nabi ini bisa berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Mensuri tauladankan Nabi dalam kesehariannya, sekaligus menjalankan apa yang diperintahkannya dalam hal agama.

“Utamanya kepada kaum Muda saya mengajak untuk lebih aktif, dan kreatif dalam mengisi pembangunan,” pintanya.

Menurutnya kegiatan-kegiatan baik yang dilakukan bersama-sama mestinya membawa dampak baik juga bagi kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Dikatakan Rusman Ali dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad, yang dilaksanakan oleh Pemuda Melayu Kubu Raya dapat menjadi inpirasi dan contoh bagi pemuda lainnya dalam kehidupan sehari-hari dimasyarakat.

Menurutnya banyak keteladanan hidup Nabi Muhammad SAW  yang dapat dijadikan patokan dan inspirasi bagi kehidupan sehari-hari dimasyarakat.

“Apabila kita benar-benar mentauladani Nabi kita Muhammad dalam kehidupan sehari-hari, saya percaya para pemuda-pemudi kita di Kubu Raya ini akan lebih produktif, kreatif dan inovatif dalam mengisi pembangunan bersama dengan Pemerintah,” jelasnya.

Jangan sampai, ucapnya hanya memperingati Maulidnya Nabi Muhammad saja, akan tetapi harus ada dampak positif bagi diri masing-masing yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, jangan hanya formalitas saja dirayakan.

Pada acara Maulid Nabi pemuda Melayu KKR , panitia mengundang penceramah Ustadz Mohdar A Khalik. Secara panjang lebar mengupas makna dari pelaksanaan Mualid Nabi Muhammad SAW.

(Viky/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR