Maling Sarang Walet Ditangkap Warga Nusapati

Maling Sarang Walet Ditangkap Warga Nusapati

117
BERBAGI
Foto : Suasana warga Desa Nusapati berkumpul/Hamzah

Mempawah, thetanjungpuratimes.com-Warga Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, dikejutkan dengan suara minta tolong dari Anen (52), salah satu pemilik usaha rumah sarang walet, yang berteriak histeris setelah mengetahui sarang walet miliknya disatroni maling, pada Senin (1/1) dini hari.

Anwar yang juga warga nusapati menuturkan, ketika mendengar teriakan minta tolong, ia langsung mencari tau dari mana sumber suara itu berasal. Lalu ia membuka pintu dan melihat tetangganya pun juga ada yang membuka pintu, tanpa fikir panjang iya pun langsung memukul tiang listrik, agar warga yang lain keluar berkumpul untuk bersama-sama mencari sumber suara minta tolong tersebut.

Didapati sumber suara minta tolong adalah Anen dan anaknya Frengki (20), pemilik rumah sarang walet yang mendapati maling telah masuk dalam rumah sarang walet miliknya. Hanya dalam hitungan menit, ratusan warga pun berdatangan, dengan membawa kayu dan tombak, mengepung tempat kejadian dimana maling tak dapat keluar dari dalam rumah sarang walet yang terletak di RT 04/01, Desa Nusapati.

Maling pun tak dapat berkutik dan dihakimi masa hingga babak belur. Dari pantauan di lapangan, warga bernama Nor mengatakan, warga memang sudah dari awal ada melihat maling tersebut duduk di teras rumah warga. Ketika ditanya dirinya siapa dia lalu pergi begitu saja.

Karena massa yang terus berdatangan dan membludak akhirnya warga pun menelepon anggota kepolisian dari Polsek Sungai Pinyuh untuk meminta bantuan, agar pelaku yang diketahui bernama Muzam (23) warga Sungai Bakau Besar Laut segera diamankan.

Akhirnya pelaku diamankan oleh anggota Polsek Sungai Pinyuh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(Hamzah/Muhammad)

TIDAK ADA KOMENTAR