Satarudin: Belum ada Pemberitahuan dari Pemkot Terkait Kerjasama dengan Tiongkok

Satarudin: Belum ada Pemberitahuan dari Pemkot Terkait Kerjasama dengan Tiongkok

BERBAGI
Foto : Satarudin, Ketua DPRD Kota Pontianak/Agustiandi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin mengakui belum ada pemberitahuan dari Pemkot ke DPRD perihal kerja sama tersebut. Padahal, penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) sudah dilakukan sejak November lalu.

“Pemberitahuan belum masuk ke kita. Kalau itu untuk kepentingan bersama masyarakat silakan. Tapi aturan harus tetap dilakukan,” ujarnya, di Pontianak Senin (2/12).

Menurut Satar, panggilan akrabnya, dengan adanya kerja sama tersebut dinilainya cukup baik untuk mengatasi masalah sampah di Kota Pontianak. Dalam beberapa tahun terakhir saja, per hari sampah yang masuk ke Tempat Pengelolaan Akhir Sampah di Batu Layang mencapai 350-370 ton. Belum lagi jika sudah masuk musim buah.

“Kerja sama ini kan baik. Sampah dikelola, tidak tumpuk-tumpuk saja di sana. Rencananya juga untuk dijual ke PLN kan listriknya,” katanya.

Apalagi menurut Satar, dalam beberapa tahun ke depan produksi sampah warga pasti meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Pembangunan yang diperkirakan selesai dalam dua tahun, akan pas dengan peningkatan penduduk. Sehingga jumlah minimal sampah untuk keperluan pengolahannya menjadi listrik bisa terpenuhi.

Namun yang lebih penting katanya, adalah warga yang mengolah sampah sejak dari rumah. Paling tidak sampah sampah dipisahkan, antara yang organik dan anorganik, sehingga akan memudahkan petugas di lapangan dan mempercepat proses di TPAS Batu Layang.

“Kalau masyarakat sudah pilah dari rumah kan lebih gampang. Tapi jangan pula mentang-mentang ada pengolahan sampah jadi listrik, orang jadi buat sampah banyak-banyak,” pungkasnya.

(Agustiandi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR