2 Warga Malaysia Pemasok Narkoba akan Dituntut Hukuman Mati atau 20 tahun...

2 Warga Malaysia Pemasok Narkoba akan Dituntut Hukuman Mati atau 20 tahun Penjara

276
BERBAGI
Foto : M Syahrial Reza, Kasi Penkum/Humas Kejaksaan Tinggi Kalbar/Viky

Pontianak, Thetanjungpuratimes.com-Kepala Seksi Penerangan Umum atau Hubungan Masyarakat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar, M Syahrial Reza, mengatakan, tersangka yang membawa narkoba seberat puluhan kilogram akan dikenakan pasal hukuman mati, sebagai ancaman terakhirnya, atau tersangka tersebut akan dikenakan hukuman minimal selama 20 tahun kurungan penjara.

Hal tersebut disampaikan Syahrial menanggapi tindaklanjut proses hukum terhadap dua orang pelaku pemasok narkoba warga negara Malaysia dari Malaysia ke Kalbar. Hingga saat ini berkasnya masih dinyatakan belum lengkap atau P19.

Lebih lanjut M Syahrial Reza menjelaskan, tentang proses hukum yang akan dilakukan oleh Kejati Kalbar terhadap para tersangka pengedar narkotika asal negara Malaysia tersebut.

“Penyidik Polri sebagai penyidik perkara pidana umum. Setelah dilakukan pemeriksaan sesuai fungsi mereka menyiapkan saksi dan tersangka, terus berkasnya dijilid,” ujar dia pada thetanjungpuratimes.com saat ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (03/01) siang.

Dikatakanya, setelah dijilid akan ada pemberitahuan dari Polri kepada Kejati Kalbar bahwa akan ada penyelidikan terkait dengan kasus narkotika tersebut.

“Bisa juga Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP ), setelah itu baru satu atau dua minggu kemudian berkasnya diserahkan,” tutur dia.

Dikatakanya, setelah sampai SPDP kepada Kejati Kalbar, selanjutnya SPDP tersebut akan dipelajari oleh Jaksa selama 14 hari.

“Selama 14 hari, jika jaksa mengambil sikap karena berkas belum lengkap, maka akan dilakukan koordinasi secara tertulis atau P19 untuk perbaikan berkas perkara,” terang dia.

Lebih jauh dikatakannya, berkas yang diajukan tersebut harus sesuai dengan petunjuk dari jaksa, dan diberikan waktu selama 14 hari.

“14 hari kemudian dikirim lagi oleh tim penyidik kepada jaksa, dan jaksa akan menyelidikinya kembali, karena masih ada hak jaksa untuk meneliti, bahwa sudah terpenuhi atau belum petunjuk-petunjuk yang sudah diberikan oleh jaksa P19 kepada penyidik,” ungkap dia.

Lebih jauh lagi dikatakannya, setelah lengkap data-data penyelidikan yang diberikan kepada jaksa, jaksa akan meningkatkan ke penuntutan sehingga menjadi P21.

“P21 inipun tergantung penyidik selama 20 hari untuk melanjutkanya ke tahap dua. Yaitu penyerahan barang bukti, tersangka dan berkas perkara agar bisa lanjut ke tahap penuntutan, ” jelasnya.

Kelengkapan tersebut untuk mempermudah tindakan jaksa saat melimpahkan ke pengadilan dalam waktu 14 hari.

“Setelah itu, baru bisa buat komentar, tentang apa, bagaimana dan sebagainya, karena itu sudah menjadi ranahnya penuntutan,” ucap dia.

(Viky/Muhammad)

TIDAK ADA KOMENTAR