Bupati Haramkan Uang Pelicin untuk Menjadi Pejabat

Bupati Haramkan Uang Pelicin untuk Menjadi Pejabat

BERBAGI
Foto: Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menegaskan dalam waktu dekat ini akan melantik seluruh  pejabat ekselon II,II dan IV dilingkungan Pemkab Sambas, jika ada yang mengatas namakan bupati untuk meminta sejumlah uang kepada pegawai ASN yang ingin menjadi pejabat tertentu, itu semuanya bohong.

“Insaa Allah dalam waktu dekat kita akan melantik seluruh pejabat eselon II,III dan IV, dan jika ada yang mengatasnamakan bupati untuk meminta sejumlah uang demi mendapatkan jabatan, itu semuanya bohong, saya tidak akan melakukan hal tersebut karena uangnya haram,” tegas Atbah Selasa (3/1).

Pada bulan Januari sebutnya, akan disusun secara bertahap mengenai pejabat-pejabat yang akan menduduki baik kepala dinas dan pejabat yang lainnya.

“Bulan januari ini, kita akan pelan-pelan lagi untuk menata pejabat yang ada untuk menduduki sebagai kepala dinas atau pejabat lainya. Tentunya saya akan memilih secara benar-benar orangnya, saya inginkan bahwa pejabat nantinya bisa mentaati peraturan dan bisa bekerjasama dengan saya,” sebut Atbah.

Dirinya kembali menegaskan, bahwa di Sambas, tidak akan melakukan pungli terutama untuk pejabat eselon II yang akan menduduki jabatan sebagai kepala dinas.

“Akan kita jaga betul-betul, agar Sambas tidak melakukan pungli. Apalagi terkait suap untuk mendapatkan atau menginginkan jabatan dipemerintahan kabupaten Sambas,” jelas Bupati.

Mengenai pejabat eselon II yang lalu, ada kemungkinan beberapa pejabat yang akan dibebas tugaskan (nonjob). Namun katanya, akan dilihat dari beberapa kajian terdahulu seperti usia pensiun dan kondisi kesehatan.

“Jika kemungkinan ada pejabat yang akan kita nonjobkan, tentu sebelumnya kita akan benar-benar mengkaji dari beberapa sektor baik dari segi usia pensiun atau kesehatan yang tidak memungkinkan akan diberikan tanggung jawab yang besar,” katanya.

Namun bupati menegaskan kembali bahwa haram memakan uang pejabat yang ingin menjadi pejabat kembali.

“Haram bagi saya untuk memakan uang pejabat yang ingin meminta sebagai pejabat kembali,” kata Atbah.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR