Konsulat Malaysia Tidak Bersedia Beri Keterangan Terkait Peredaran Narkoba yang Melibatkan Warganya

Konsulat Malaysia Tidak Bersedia Beri Keterangan Terkait Peredaran Narkoba yang Melibatkan Warganya

128
BERBAGI
Foto : Suasana Kantor Konsulat Malaysia di Pontianak/Agustiandi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com-Konsulat Malaysia, tidak bersedia memberikan keterangan terkait peredaran narkoba di Kalimantan Barat yang melibatkan dua orang warga negaranya.

Ketika thetanjungpuratimes.com mendatangi kantor Konsulat Malaysia yang berlokasi di Jalan Perdana, Pontianak Selatan, Kota Pontianak , pada Selasa (3/1) sekitar pukul 09.10 WIB, langsung disambut oleh security yang berjaga disana.

Setelah beberapa saat, ia melaporkan bahwa wartawan thetanjungpuratimes.com hendak mewawancarai Konsul Malaysia tersebut, namun dijawab pihaknya tidak bersedia diwawancarai.

“Maaf mas, silahkan tinggalkan nomor HP saja, nanti jika konsul yang menginginkan diwawancara oleh media baru kita hubungi,” kata security yang tidak bersedia disebutkan namanya itu.

Seperti diketahui, peredaran narkoba di Kalimantan Barat banyak masuk melalui perbatasan Indonesia-Malaysia. Seperti penangkapan tersangka kasus narkoba beberapa waktu yang lalu, dengan barang bukti hingga puluhan kilogram yang dibawa dari negara Malaysia.

Bahkan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, mengaku geram dengan kasus-kasus narkoba yang selama ini terjadi khususnya di Kota Pontianak.

Kata dia, sebagaian besar barang haram tersebut dipasok dari negara tetangga Malaysia dan Kota Pontianak diakuinya kerap menjadi pasar peredaran narkoba.

“Malaysia itu kurang perhatian betul, mungkin ada kecenderungan membiarkan masuknya narkoba ke sini dengan leluasa,” ujar dia, pada Minggu (16/10/2016) lalu.

(Agustiandi/Muhammad)

TIDAK ADA KOMENTAR