420 Pejabat Eselon IV Dilantik dan Dikukuhkan

420 Pejabat Eselon IV Dilantik dan Dikukuhkan

BERBAGI
Foto: Wali Kota Pontianak, Sutarmidji saat melantik dan mengukuhkan pejabat eselon IV/Istimewa

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Setelah kemarin, Selasa (3/1), pejabat eselon II dan III dilantik Wali Kota Pontianak, Sutarmidji kembali melantik sejumlah pejabat eselon IV di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Rabu (4/1).

Jumlah pejabat eselon IV yang dilantik keseluruhannya berjumlah 420 orang. Pelantikan digelar dua gelombang, gelombang pertama sebanyak 204 orang dilantik Wali Kota Sutarmidji, dan gelombang kedua berjumlah 216 orang dilantik Wakil Wali Kota, Edi Rusdi Kamtono pada hari yang sama.

Sutarmidji mengatakan, meskipun dari sejumlah pejabat yang dilantik, ada beberapa yang akan memasuki masa pensiun dalam dua hingga tiga bulan ke depan, namun menurutnya sesuai aturan harus tetap dikukuhkan sebab posisi yang bersangkutan masih pada jabatan tersebut.

“Jadi kalau ada yang ngomel kenapa sudah lama bekerja tak dilantik-lantik, yang dua atau tiga bulan lagi mau pensiun masih dikukuhkan. Ini pengukuhan dan memang harus dikukuhkan,” ungkapnya.

Namun demikian, kalaupun harus mengisi atau menggeser, itu disebabkan kebutuhan akibat peleburan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta penambahan lingkup kerja.

“Yang tidak diubah, tetap harus dikukuhkan,” tegas Sutarmidji.

Menurutnya, pengisian jabatan di lingkungan Pemkot Pontianak sesuai dengan kompetensi aparatur. Hasil tes kompetensi itu sudah ada. Bahkan, ia siap membuka siapa saja yang ikut berkompetisi dalam tes kompetensi itu. Hal ini dilakukannya supaya tidak timbul kecurigaan adanya jual beli jabatan di masa kepemimpinannya.

“Selama saya jadi Wali Kota, saya tidak pernah menerima uang atau imbalan dari saudara untuk menduduki jabatan apapun di jajaran Pemkot Pontianak. Kalau ada yang memberikan uang untuk mendapatkan jabatan itu, beritahu saya kepada siapa saudara berikan dan berapa nilainya,” tantangnya.

Sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Pemkot Pontianak, Sutarmidji tak ingin menjual harga dirinya kepada jajaran yang dipimpinnya. Namun, ia tetap menuntut kinerja bawahannya sesuai aturan dan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang diemban masing-masing.

“Saya tidak mau, sebagai kepala daerah tidak bisa berdiri tegak di hadapan orang yang saya pimpin,” tegas dia.

Dirinya memastikan, siapapun yang bekerja dengan baik, akan mendapat kesempatan untuk menduduki suatu jabatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Wali Kota juga tengah melakukan kaderisasi sejumlah aparatur untuk ditempatkan pada jabatan yang lebih tinggi. Beberapa aparatur muda juga dipantau perjalanan karirnya untuk melihat potensi ditempatkan pada jabatan tertentu.

“Saudara harus menjadi ASN yang profesional dengan kinerja yang baik dan pengabdian yang baik laksanakan amanah dengan baik,” ujarnya.

(Agustiandi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR