Pedagang WFC Sambas dapat Tenda dari Kementerian Perdagangan

Pedagang WFC Sambas dapat Tenda dari Kementerian Perdagangan

155
BERBAGI
Foto : Bantuan tenda dari Kementerian Perdagangan RI/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com-Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumindag) Kabupaten Sambas, Uray Tajudin, mengungkapkan, Kementerian Perdagangan RI memberikan bantuan sebanyak 50 tenda kepada pedagang di wilayah Water Front City Sambas atau sekitar Istana Alwatzikhoebillah Sambas, bantuan diserahkan oleh Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas.

“Kita sudah bagikan ke pedagang penerima, khususnya pedagang yang selama ini berjualan di Water Front City Sambas,” kata Kepala Diskumindag Kabupaten Sambas,Uray Tajudin, Kamis (5/1).

Dikatakannya, bantuan tersebut diserahkan pada akhir Desember 2016, digunakan dalam rangka penataan kawasan tersebut. Terlebih, sesuai rencana kawasan Water Front City akan ditata sebagus mungkin.

“Diskumindag Sambas juga terlibat dalam penataan, sehingga bantuan tenda untuk pedagang diberikan kepada pedagang di WFC. Dan untuk penataan lebih lanjut, tinggal rapat lintas Dinas, Bagian Ekonomi, Bappeda, tentang bagaimana menata sebagus mungkin kawasan ini, tentunya dengan menyesuaikan aturan-aturan yang ada,” jelas Uray Tajudin.

Upaya ini sebut Kadis, untuk menjaga kearifan lokal serta keindahan alam yang sudah ada di tempat tersebut.

“Penataan yang dilakukan di Water Front City harus tetap memperhatikan aspek keindahan alam yang sudah ada, seperti yang dikatakan oleh Bupati Sambas. Misalnya tenda-tenda yang ada tidak sampai menghalangi pemandangan orang yang melintas di jalan daerah tersebut, agar bisa melihat keindahan Sungai Sambas,” tegas Uray Tajudin.

Kemudian kalau setelah berjualan, lanjut Kadis, tempat yang ditinggalkan harus tetap rapi. Semua pihak diwajibkan menjaga kebersihan, tidak membuang sampah ke sungai.

“Bagaimana penataan yang akan dilakukan, pedagang bisa enak berjualan, pembeli bisa nyaman dan secara bersama-sama selalu menjaga keindahan dan kebersihan tempat tersebut,” katanya.

Dalam upaya penataan nantinya, juga melibatkan unsur pedagang yang ada. Termasuk masyarakat sekitar yang akan dimintai saran atau pendapatnya.

“Kita juga akan libatkan para pedagang, agar bisa memberi saran atau masukan mengenai rencana penataan yang akan dilakukan. Dan nanti mereka akan kita undang,” kata Uray Tajudin.

(Gindra/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY