Opini : Beri Ruang Remaja untuk Berkreasi

Opini : Beri Ruang Remaja untuk Berkreasi

460
BERBAGI
Foto: Hamidan, Pengurus Himakes (Himpunan Mahasiswa Kecamatan Semparuk)/anggota HMI Cabang Pontianak/Direktur Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) 2014-2016)/Istimewa

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kita ketahui bersama persoalan anak dan remaja yang kini semakin mengkhawatirkan. Berbagai peristiwa cukup meresahkan masyarakat, hingga membuat pemerintah, tokoh masyarakat, aparat penegak hukum membuat kesepakatan bersama untuk menanggulangi persoalan anak dan remaja. Hal ini menjadi perhatian penuh oleh masyarakat Kecamatan Semparuk pada khususnya hingga menghasilkan kesepakatan bersama untuk menanggulangi persoalan anak dan remaja beberapa waktu yang lalu.

Anak dan remaja identik dengan kenakalan namun tidak semesti sepenuhnya ditujukan kepada anak dan remaja. Kita ketahui bahwa setiap generasi akan berbeda zamannya. Kebiasaan anak dan remaja lebih kepada internet, nonton dan asik dengan gatget dan cenderung apatis dengan lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, harus ada upaya yang harus kita pahami bersama persoalan anak dan remaja.

Pertama, anak dan remaja harus diberi seluas-luasnya ruang kreativitas, ruang kreativitas untuk menumbuhkan bakat dan minatnya agar bisa berprilaku positif dan bisa menekan efek negatif yang ditimbulkan dari kenalan remaja, semisal disediakan fasilitas olahraga, fasilitas permainan tradisional.

Kedua, anak dan remaja harus diberi skill agar kemampuan yang dimiliki akan semakin terasa bermanfaat bagi diri pribadinya. Sebagaimana program bupati untuk membangun manusianya. Maka sangat tepat jika dibangun dengan keterampilan. Anak dan remaja dibina dengan keterampilan. Semisal dengan pelatihan perbengkelan, pelatihan kepemimpinan, workshop, membuka sanggar kreasi pemuda.

Ketiga, laksanakan event atau perlombaan sebagai wujud apresiasi dan dorongan kepada anak dan remaja untuk menunjukkan kemampuan bakat hingga meraih prestasi. Lomba olahraga, lomba permainan tradisional, kerajinan tangan dan yang lainnya.

Tentu ini semua tidak terlepas dari peran semua lapisan masyarakat untuk bekerjasama, saling bahu-membahu dan bekerja untuk mewujudkan masyarakat aman, tentram dan damai. Ini tidak terlepas dari kesadaran pribadi, peran orang tua dan lingkungan. Mewujudkan masyarakat aman dan damai membutuhkan kesadaran bersama, komitmen dan konsisten hingga tercapai yang kita inginkan bersama.

Penulis : Hamidan, Pengurus Himakes (Himpunan Mahasiswa Kecamatan)

(Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR