Pelaku Pengrusakan Kantor KPU Singkawang Siap Disidangkan

Pelaku Pengrusakan Kantor KPU Singkawang Siap Disidangkan

155
BERBAGI
Foto : Kelompok Massa Yang Mendatangi KPUD Singkawang/Mizar
Foto : Massa saat mendatangi KPUD Singkawang/Mizar

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Direktur Reserse Kriminal Umum ( Dir Reskrimum) Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi Krisnandi menyampaikan bahwa para tersangka pengrusakan di KPU Singkawang akan dijerat pasal pengrusakan dan pengancaman. Saat ini tersangka serta barang bukti sudah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejari Singkawang untuk segera disidangkan

Dari penjelasannya, para pelaku dijadikan tersangka pada Selasa (22/11/2016), ketika pada saat itu massa Moses berkumpul di Rumah Betang kemudian Massa Moses yang diantaranya Kristianus, Dedi, Iswandi, Agustinus Ulin beserta kawan-kawan menuju ke kantor KPU melakukan demo meminta pasangan Moses Ahie dan Amir Fatah ( MAAF ) lolos verifikasi Pilkada Singkawang tahun 2017.

“Kemudian, satu dari perwakilan massa yaitu Kriatianus menemui Ketua KPU, namun setelah menemui pihak KPU ternyata pihak KPU tidak memenuhi keinginan massa tersebut,” jelasnya.

Lanjutnya, pada saat itu Kristianus beserta massa yang lainnya melakukan pengrusakan terhadap kantor KPU yang dikenakan pasal 170 KUHP .

“Setelah melakukan pengrusakan kantor KPU Massa bergerak pulang ke Rumah Betang, namun saat melewati Patung Naga Dedi Iswandi beserta massa la juga melakukan pengrusakan terhadap Patung Naga di Persimpangan yang di kenakan dalam Pasal 170 KUHP,” lanjutnya.

Tidak hanya disitu, massa melanjutkan kembali ke rumah Betang dan saat menuju ke rumah Betang, massa melewati warung makan Sandy.

“Saat itu ada salah satu seorang massa yang bernama Agustinus Ulin mendatangi rumah makan tersebut dan melakukan tindakan pengancaman dan pengrusakan yang dilakukan oleh Agustinus Ulin, atas kejadian tersebut pemilik warung merasa ketakutan serta menutup warungnya dan pada saat itu massa kemudian menuju Rumah Betang, akhirnya pelaku dikenakan pasal 335 dan 406 KUHP,” paparnya.

Atas kejadian itu, pihak kepolisian telah mengamankan dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan saat ini tersangka serta barang bukti sudah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejari Singkawang untuk segera disidangkan.

(Maulidi/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR