Tanggul Abrasi Kapuas di Desa Sungai Ringin Perlu Perhatian Pemerintah

Tanggul Abrasi Kapuas di Desa Sungai Ringin Perlu Perhatian Pemerintah

124
BERBAGI
Foto : Ilustrasi tanggul/net

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Kondisi tanggul penahan Abrasi air wilayah desa yang berada di bantaran Sungai Kapuas di Kabupaten Sekadau sangat perlu perhatian pemerintah, seperti halnya yang berada di Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir.

Tepat di wilayah bantaran sungai, sebuah tanggul yang memanjang diperkirakan mencapai ratusan meter tersebut ada terdapat bagian yang hancur akibat kondisi alam.

Kepala Desa (Kades) Sungai Ringin, Abdul Hamid, mengatakan, dirinya yang dilantik pada bulan Oktober 2016 lalu, mengatakan, akan membangun dengan maksimal Desa Sungai Ringin yang merupakan desa di pusat kota Sekadau.

“Membangun desa bukan hanya kita berharap pada ADD, DD, APBD Kabupaten, melainkan APBD provinsi maupun APBN,” ungkapnya Sabtu (7/1).

Ia menuturkan, tanggul penahan abrasi yang saat ini di beberapa titik tepatnya di Kampung Longkam Dusun Kapuas itu pernah jebol dan sudah bertahun-tahun tidak pernah diperbaiki lagi.

“Sudah lama tanggul Abrasi itu dibangun, kondisi longsor sudah lama, karena cuaca hujan. Jadi kesempatan dipercayakan untuk memimpin sungai ringin saya usahakan bisa dengan berbagai cara,” ucapnya.

Dalam pembangunannya, kata Anyang Jono, sapaan akrab Abdul Hamid, dirinya telah melakukan lobi di DPRD Provinsi untuk membantu titik pembangunan di Desa Sungai Ringin.

“Saya kemarin sudah membawa proposal pengajuan pembangunan pada DPRD Provinsi dan sudah bertemu dengan ketua serta anggota DPRD Dapil Sanggau – Sekadau. Jadi saya ajukan meminta pembangunan terkait infrastruktur jalan, jembatan,dan lainnya, termasuk tanggul itu yang bisa dibantu dengan provinsi maupun pusat,” bebernya.

Maka dari itu, dirinya berharap, adanya suatu kebijakan dari para instansi yang berwenang sesuai tingkatan ikut serta dalam membangun desa sungai ringin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sekadau, Bayu Dwi Harsono, mengatakan, dengan dana desa yang diterima, menurutnya banyak yang bisa dilakukan oleh perangkat desa.

“Baik fisik dan non fisik, rembugkan dengan BPD dan tokoh-tokoh desa yang ada untuk membuat desa menjadi lebih baik dan lebih maju dibandingkan sebelum ada dana desa tersebut,” ujarnya.

Ia menyarankan kepada seluruh Desa yang ada di Kabupaten Sekadau agar bisa beramai-ramai membangun dengan baik, agar masyarakat bisa merasakan apa yang telah dibangun oleh pemerintah.

“Antar desa dapat bersaing yang positif untuk kemajuan desa dan masyarakatnya, yang penting transparan, akuntabel dan partisipatif,” tutupnya.

(Yahya/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR