Asuransi Lindungi Nelayan Kotawaringin Timur

Asuransi Lindungi Nelayan Kotawaringin Timur

BERBAGI
Foto: Nelayan/diliputnews

Sampit, thetanjungpuratimes.com – Nelayan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menyambut gembira program asuransi yang dijalankan pemerintah untuk mereka.

“Dengan adanya asuransi itu nelayan terlindungi, khususnya terjadi hal tidak diinginkan. Ini bagian bentuk perhatian pemerintah terhadap nelayan,” kata Bupati H Supian Hadi.

Usai peringatan hari ulang tahun ke-64 Kabupaten Kotawaringin Timur, Supian Hadi menyerahkan secara simbolis kartu asuransi nelayan. Tiga orang perwakilan penerima kartu asuransi nelayan adalah Muhammad Utuh dan Madi warga Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, serta Rajali warga Desa Sei Ijum Raya Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Penyerahan kartu asuransi kepada nelayan selanjutnya dilakukan bertahap. Supian berharap nantinya seluruh nelayan terdaftar dan dilindungi asuransi nelayan.

“Kami berharap ini benar-benar dimanfaatkan. Dengan asuransi ini diharapkan para nelayan bisa lebih tenang bekerja, namun harus tetap selalu berhati-hati,” kata Supian.

Program ini disambut gembira para nelayan. Mereka berharap seluruh nelayan didaftarkan menjadi peserta asuransi nelayan sehingga ada jaminan bantuan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Asuransi ini tentu sangat bermanfaat bagi kami para nelayan,” kata Madi, salah seorang penerima kartu asuransi nelayan.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan, hasil perikanan di Kotawaringin Timur masih didominasi hasil tangkapan nelayan. Hasil perikanan pada tahun 2014 sebanyak 15.400,3 ton. Setiap tahun diprediksi terjadi peningkatan antara dua hingga tujuh persen dan potensinya masih sangat besar untuk terus dikembangkan.

Sebaran nelayan terbesar daerah ini berada di Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, sedangkan lainnya terdapat di Kecamatan Pulau Hanaut, Mentaya Hilir Selatan, dan Mentaya Hilir Utara.

Untuk mengembangkan sektor perikanan, pemerintah daerah menggelontorkan berbagai program bantuan meskipun jumlahnya masih terbatas. Selain perikanan tangkap, Pemkab Kotawaringin Timur juga mendorong peningkatan perikanan budidaya dengan bantuan bibit, pakan dan peralatan kolam buatan.

Kali ini pemerintah juga menyerahkan berbagai bantuan seperti mesin kapal, alat tangkap dan GPS (global positioning system) kepada sejumlah kelompok nelayan. Bantuan tersebut berasal dari Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

(Antara/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR