Legislator Sambas Dorong Perbaikan Jembatan dan Jalan Nasional

Legislator Sambas Dorong Perbaikan Jembatan dan Jalan Nasional

196
BERBAGI
Foto : Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Ivandri/ Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Anggota DPRD kabupaten Sambas, Ivandri mendorong pelaksana proyek pembangunan jalan nasional yang terdapat di Sambas. Untuk segera melakukan perbaikan jembatan disejumlah tempat, dijalur nasional yang melintasi kabupaten Sambas.

“Harus secepatnya diperbaiki, karena merupakan akses utama pantai utara Kalbar,” ujar Ivandri, Minggu (8/1).

Menurutnya pembangunan jalan yang dilakukan oleh pemerintah merupakan kewenangan dari pemerintah pusat, lantaran jalan tersebut berstatus nasional.

“Namun walaupun statusnya jalan nasional dan merupakan kewenangan dari pemerintah pusat, akan tetapi karena menyangkut keselamatan masyarakat kita. Kita dorong agar pembangunan dan perbaikan jembatan tersebut harus segera dilakukan,” tegasnya.

Dikatakan jangan sampai setelah menimbulkan korban baru direspon,

“jangan sampai seperti itu, karena jalan tersebut merupakan jalur utama. Bahkan merupakan jalan negara yang menghubungkan hingga ke Malaysia,” katanya.

Dirinya juga menyebutkan beberapa jembatan tersebut dinilainya dapat membahayakan pemakai jalan.

“Seperti yang terdapat di pantai Sinam misalnya, ada beberapa jembatan yang tidak sesuai dengan kondisi jalan. Jalan sudah lebar, akan tetapi jembatan ditempat tersebut kecil. Tentu membahayakan pemakai jalan,” terangnya.

Sementara ketua komis C DPRD kabupaten Sambas, Tisno mengatakan, akan meminta keterangan terlebih dahulu kepada pelaksana proyek pembangunan jalan negara dikabupaten Sambas tersebut.

“Karena ini kewenangan pemerintah pusat, akan kita bahas terlebih dahulu dalam komisi C DPRD kabupaten Sambas. Seperti apa pembangunan tersebut, karena bisa saja perbaikan jalan dan jembatan melalui paket proyek yang berbeda, namun begitu kita tetap mendorong perbaikan jembatan dilakukan dalam waktu secepatnya,” jelas Trisno.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR