Bawaslu : Pilkada Singkawang dan Landak Berpotensi Terjadi Kecurangan

Bawaslu : Pilkada Singkawang dan Landak Berpotensi Terjadi Kecurangan

BERBAGI
Foto : Ruhermansyah, Ketua Bawaslu Kalbar/bawaslu-kalbarprov.go.id

Pontianak,thetanjungpuratimes.com –¬†Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalbar, Ruhermansyah, mengatakan, bahwa dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan di Kota Singkawang dan Kabupaten Landak pada tahun 2017 ini sangat berpotensi terjadinya kecurangan.

Sehingga Bawaslu sebagai pengawas penyelenggara Pemilu tetap terus mengawasi pelaksanaan Pemilu, dalam hal ini Pilkada, baik terhadap KPU maupun pesertanya.

“Singkawang yang saat ini dalam masa kampanye sangat berpotensi terjadi kecurangan, begitu pula dengan Landak, walaupun calon tunggal, tidak berarti disana tidak ada kecurangan,” ujar dia saat dihubungi via telepon, pada Selasa (10/01) pagi.

Dikatakannya, bahwa Bawaslu Provinsi Kalbar sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi guna menghilangkan potensi kecurangan saat Pilkada di Singkawang dan Landak.

Ruhermansyah menilai, dalam Pilkada potensi kecurangan pasti selalu ada, namun pihaknya akan terus mengantisipasi dan mengawasi jalannya Pilkada tersebut terutama dari sisi administratif.

“Tidak hanya pengawasan yang ketat, tapi juga penindakan terhadap politik uang dan kewenangan untuk membatalkan pasangan calon yang melakukan politik uang. Selain itu pengawasan secara administratif juga tidak akan terlepas dalam mengantisipasi terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, peran aktif masyarakat dalam membantu Bawaslu mengawasi Pilkada Singkawang dan Landak juga sangat dibutuhkan.

“Karena kita juga sering mendapat laporan tindakan kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dalam Pilkada itu juga berasalnya dari masyarakat. Jadi kami harapkan peran aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya Pilkada di Singkawang dan Landak,” pungkasnya.

(Viky/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR