TNI Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras Ilegal dari Malaysia

TNI Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras Ilegal dari Malaysia

135
BERBAGI
Foto: Ratusan botol minuman kerasa yang diamankan oleh TNI diperbatasan/Istimewa

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Sebanyak 240 Botol minuman keras illegal dengan berbagai jenis merek yang berasal dari Malaysia berhasil digagalkan masuk ke Indonesia oleh Tentara Nasional Indonesia(TNI) yang bertugas diwilayah perbatasan tepatnya di Jalan Baru Patoka Entikong Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau, Selasa (9/1).

Kepala Penrem 121/Abw Sintang, Mayor Sumaji mengatakan terungkapnya aksi penyelundupan minuman keras asal Malaysia tersebut berdasarkan informasi yang didapatkan personil TNI dari masyarakat Entikong sendiri.

“Penyelundupan ini terungkap berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari masyarakat entikong sendiri yang mengatakan bahwa ada masyarakat yang ingin menyelundupkan minuman keras dari Malaysia ke Indonesia melalui jalan tikus (ilegal) di daerah Jalan Baru, Desa Entikong,“ jelas Sumaji.

Ia juga mengatakan, selain berhasil mengamankan barang bukti minuman keras illegal, pihaknya juga mengamankan empat orang yang tertangkap basah membawa barang haram tersebut yakni dengan inisial DN (44) warga dusun Sontas Desa Entikong Sanggau, JL (39) warga dusun Sontas Desa Entikong Sanggau, AN (41) warga dusun Sontas Desa Entikong Sanggau dan LK (43) warga dusun Sontas Desa Entikong Sanggau.

“Ke empat tukang pikul tersebut diberikan upah oleh pemilik barang atas nama inisial JP(27) warga dusun Sontas Desa Entikong Sanggau masing-masing Rp50 ribu perkotak dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus,“ jelasnya.

Sumaji juga menyampaikan bahwa penyelundupan tersebut berhasil digagalkan oleh empat orang anggota TNI yang bertugas di Yonif 131/Brs yang dipimpin  langsung oleh Sertu, Kucon sunario Ambarita. Yang berhasil mengamankan barang bawaan berupa  minuman keras jenis Lemon Jin, King Way, Bintang, Bir kaleng, dan Benson tanpa dokumen (Ilegal).

“Minuman Keras Ilegal yang gagal diselundupkan ke Indonesia tersebut langsung diamankan ke Pos Kotis Entikong berserta  empat orang tukang pikul dan meminta kepada pemilik barang segera datang ke pos untuk dimintai keterangannya, dan barang bukti sudah kita serahkan langsung ke Bea cukai untuk ditindak lanjuti,“ pungkasnya.

(Lingga/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR