Bupati sebut Guru Pembina Akhlakul Karimah

Bupati sebut Guru Pembina Akhlakul Karimah

BERBAGI
Foto : Ilustrasi/Ist

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menegaskan peran tenaga pendidik sebagai┬ápembina akhlaktul karimah rakyat Sambas.

“Guru pendidik dan civitas pendidikan berada di garda depan untuk membangun akhlak mental spiritual rohani masyarakat kabupaten Sambas yang berakhlakul karimah,” katanya dalam kegiatan penarikan mahasiswa KKM-PPL IKIP PGRI Pontianak dari kabupaten Sambas, Rabu (11/1).

Hal ini dikatakan oleh Bupati lantaran kekhawatiran dirinya, terhadap nasib generasi muda yang sangat mudah, dan rawan menjadi korban kemajuan teknologi informasi dan internet.

“Kedewasaan secara seksual lebih dulu matang dibanding intelektual, karena banyak anak usia dini yang mengkonsumsi konten porno. Ini merupakan dampak negatif internet sehingga memerlukan bantuan para pendidik untuk menanggulanginya,” ujarnya.

Kabupaten Sambas menurut Bupati, sangat memerlukan tenaga pengajar yang berkualitas dalam jumlah yang besar.

“Sambas sangat memerlukan guru yang berkualitas, data dari Diknas selama dua sampai tiga tahun kedepan kita akan kehilangan 2000 guru yang akan memasuki masa pensiun,” ungkapnya.

Dia berharap hadirnya lulusan IKIP PGRI Pontianak, bisa menjawab kebutuhan daerah ini akan tenaga pengajar yang kompeten.

“Mudah-mudahan kedepan ada cara kita untuk mengatasi persoalan ini, kita harap IKIP bisa menjadi solusi bagi persoalan guru di Sambas,” harap Atbah.

Bupati berterima kasih karena civitas akademi dan mahasiswa IKIP PGRI Pontianak telah melakukan kegiatan KKM-PPL di Kabupaten Sambas.

Dirinya juga mendoakan, agar mahasiswa asal Kabupaten Sambas yang menimba ilmu di Perguruan Tinggi Swasta terbesar di Kalimantan Barat itu untuk meraih sukses.

“Semoga pertemuan ini berarti bagi kita, khususnya kabupaten Sambas. Juga mahasiswa mahasiswi asal sambas agar selalu sukses dalam pendidikan,” katanya.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR