Kawanan Perampok Kuras Toko Emas di Singkawang

Kawanan Perampok Kuras Toko Emas di Singkawang

385
BERBAGI
Foto : Suasana di Lokasi Perampokan toko mas di Singkawang/Istimewa

Singkawang, thetanjungpuratimes.com – Toko Emas Kalimantan yang berada di jalan Setia Budi Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah digondol dua orang perampok dengan menggunakan sepeda motor pada Rabu (11/1) sekitar pukul 13.30 WIB.

Perampok yang beraksi di siang bolong tersebut berhasil membawa kabur emas di toko emas Kalimantan tersebut.

Menurut keterangan saksi mata yang merupakan pembantu di toko lain, Suryati mengatakan pelaku terdiri dari dua orang dan menggunakan helem warna hitam.

“Saya tidak begitu jelas dengan wajah pelaku lantaran saat beraksi kedua perampok itu menggunakan helem,” katanya.

Dikatakannya, salah satu pelaku duduk dimotor dan satunya lagi beraksi.

“Saya kurang jelas karena terhalang oleh mobil yang berhenti di samping, dan motor yang digunakan oleh pelaku tidak ada nomor polisinya yang tiba-tiba memecahkan kaca dengan menggunakan kursi yang ada di toko tersebut, dan mengambil barang tersebut lalu kabur,” katanya.

Hal senada juga di ungkapkan saksi mata lain Frans, menurutnya  pelaku berjumlah dua orang yang menggunakan sepeda motor Revo yang hendak penabrak dirinya yang selanjutnya kabur ke jalan samping hotel Kalbar.

Kapolres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien membenarkan telah terjadi pengrusakan yaitu pencurian dengan pemberatan yang terjadi di toko emas Kalimantan yang berada di Jalan Setia Budi.

“Hingga saat ini anggota masih melakukan pengejaran terhadap pelaku, kami juga telah membentuk tim untuk melakukan pengejaran dan mengidentifikasi terhadap pelaku,” jelasnya.

Menurutnya, untuk kerugian toko emas itu masih ditaksir oleh pemilik, karena saat ini pemilik masih mengalami syok.

“Diperkirakan ada beberapa set emas yang berhasil dibawa kabur, hingga kini pemilik tokoh masih kita mintai keterangan terkait adanya aksi pencurian dengan pemberatan ini,” katanya.

Sandi mengatakan untuk ke dua pelaku ciri-cirinya telah di kantongi. Dan pihaknya telah menyebar beberapa anggota untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku yang dicurigai.

“Terkait CCTV., Kita akan lakukan pengembangan di lapangan dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi,” katanya.

Atas kejadian tersebut dirinya mengimbau dan meminta bahkan melakukan sosialisasi masalah keamanan terhadap diri sendiri termasuk pemasangan CCTV.

“Kita harapkan kejadian serupa tidak akan lagi terjadi,” harapnya.

Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi terhadap Komen Center, dan memasang CCTV di tempat-tempat yang strategis, sekaligus membangun Center Panic Batem, sehingga jika dibutuhkan masyarakat maka polisi bisa segera hadir.

“Untuk menginstal aplikasi Panic Batem dapat di dowanload di play store untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

(Mizar/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR