Persoalan Antara Nelayan Tradisional dan Lamdas Harus Selesai Tahun Ini

Persoalan Antara Nelayan Tradisional dan Lamdas Harus Selesai Tahun Ini

206
BERBAGI
Foto: Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili mengatakan, akan berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum terkait nelayan tradisional dan Lamdas, dikemukakan bahwa persoalan itu sudah sangat lama dan berlarut-larut, sehingga persoalan antara nelayan sudah harus selesai tahun 2017 dalam hal wilayah operasi.

“Tahun ini kita berharap sudah tidak ada lagi hal seperti itu terjadi,” ujar Atbah, Rabu (11/1)

Dikatakan sesama nelayan harus bisa bersatu, karena sama-sama mempunyai profesi yang sama sebagai nelayan selain itu juga sama-sama mencari rezeki dilaut serta sama-sama dari daerah yang sama.

Sementara, katanya terkait surat edaran dari Sekjen Kementerian KP yang memberikan kelonggaran hingga 6 bulan bagi nelayan Lamdas, dirinya menyampaikan akan melaksanakan surat edaran tersebut.

“Sesuai surat edaran untuk melarang penggunaan alat tangkap seperti pukat hela, akan mengikuti arahan tersebut juga akan dituangkan dalam surat keputusan,” katanya.

Dijelaskan dalam hal penegakan tersebut Bupati telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Sambas, pihak Angkatan laut, PSDKP serta yang lainya untuk tegas menegakan yang peraturan yang ada,” jelas Atbah.

Sedangkan untuk penggunaan alat tangkap Lamdas menurut Bupati, hingga enam bulan kedepan alat tersebut masih boleh dipergunakan. Diungkapkan dalam waktu enam bulan kedepan, Pemda akan melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap nelayan yang peralatan tangkapnya masih tidak diperkenankan aturan.

“Sudah ada progres action yang kita lakukan berupa pembinaan, edukasi, juga penggantian alat tangkap. Program aksi sudah ada kita buat untuk melakukan pembinaan untuk enam bulan kedepan, pendampingan termasuk upaya untuk mengganti alat yang dipakai termasuk memberikan kode terhadap kapal yang ada,” ucapnya.

Persoalan itu, katanya harus diselesaikan secara komprehensif, karena dirinya tidak ingin masalah itu berlarut-larut,” tegas Bupati.

Atbah mengimbau nelayan untuk tetap mencari dengan aturan yang ada.

“Maka damailah kita selagi laut bersahabat dengan kita, aturan 2 mil yang sudah ada akan ditegakan, jadi dalam waktu enam bulan ini harus sesuai aturan yang ada,” sebutnya.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR