Alfa Tango puji Pemadam Sukarelawan Timur (PESAT)

Alfa Tango puji Pemadam Sukarelawan Timur (PESAT)

94
BERBAGI
Foto: Ketua Forum Komunikasi Kebakaran beserta Sekretaris dan Pendidikan PESAT/Maulidi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Pemadam Sukarelawan Timur (PESAT), pemadam yang terletak di jalan H. Abu Na’im Kec Pontianak Timur merupakan satu dari pemadam kebakaran swasta di Pontianak yang saat ini menambah armada operasional.

Sebelumnya, pemadam itu sudah memiliki beberapa armada diantaranya satu unit armada air, satu unit armada gandeng, satu unit mobil tangki kecil dan satu unit sepeda motor.

Tujuan dari penambahan armada tersebut bukannya tak berlasan, dimana wilayah Pontianak Timur yang dahulu merupakan daerah yang memiliki banyak sumber air dan parit, untuk saat ini hal tersebut menjadi suatu kendala.

“Dahulu banyak sumber air dan parit besar, mungkin dengan banyaknya faktor bangunan akhirnya parit yang besar, dan banyak tersebut menjadi kecil, bahkan ada yang tertutup,” tuturnya, Kamis (12/1).

Dari hal tersebutlah, dan untuk menangkal kesulitan dalam melakukan pemadaman ketika terjadi suatu hal yang tidak di inginkan seperti kebakaran, ia dan para anggota sebagai pemadam kebakaran yang perduli terhadap daerah kawasan sekitar memiliki inisiatif dan mendapatkan masukan serta koordinasi dari Ketua Forum Komunikasi Pemadam Kebakaran, bapak Ateng Tanjaya yang sudah tahu bagaimana kondisi dilapangan.

“Bukannya kita menginginkan adanya kejadian 65 (kebakaran), ketika ada kejadian itu kita sangat sulit mencari sumber air, mungkin dengan menanggulangi kesulitan itu, kita menambah armada tangki besar ini yang kita buat dengan hasil karya kita sendiri,” ungkap Dedi selaku pendiri Pemadam PESAT.

Seiring waktu, katanya mobil yang saat ini masih dalam proses pengerjaan itu dibeli dalam kondisi bekas, dan secara perlahan bisa diperbaiki dan pengerjaan pembuatan tangki serta mesin air untuk melakukan penyiraman dikerjakan sendiri juga, tanpa disentuh oleh tangan orang lain, atau dengan cara mengupah melalui bengkel.

Di tempat yang sama, Ketua Forum Komunikasi Kebakaran. Ateng Tanjaya memaparkan untuk satu unit mobil pemadam kebakaran jika dibeli dengan harga baru bisa mencapai Rp1 Milyar lebih, dan disamping itu dia juga memuji pemadam kebakaran PESAT tersebut karena tidak pernah meminta bantuan dalam pelaksanaan pengerjaan tersebut.

“Ini yang membikin kita pusing, ketika kita ingin membantu, ia tidak pernah meminta atau menadahkan tanga kepada kita,” kata bapak yang sering di panggil Alfa Tango itu.

Di ceritakan Alfa Tango, walaupun hal tersebut cukup membikin pusing dirinya, tetapi ia tetap berusaha untuk membantu proses pengerjaan itu.

“Kita pernah tanya apa yang diperlukan untuk pengerjaan ini, dia beli mobinya sendiri lalu dibetulkan dan dibersihkan, lalu untuk pengerjaan tangki dia juga tidak meminta kepada yang lain,” jelasnya.

Akhirnya melalui saudara dan sanak famili yang sudah mampu dan memiliki jiwa sosial yang tinggi membantu untuk membeli besi plat untuk membuat tangki.

“Dan ketika ingin membantu untuk proses pengecatan mereka juga menolak dan mereka bisa melakukannya,” paparnya.

Masih banyak kebingungan yang masih ia rasakan terhadap pemadam itu, walaupun tanpa bantuan, pemadam tersebut telah memodifikasi kendaraan tangki kecilnya yang multi fungsi karena kendaraan itu telah mempunyai alat dan obat untuk melakukan pemadaman ketika terjadi kebakaran minyak.

(Maulidi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR