Salah Injak Gas, Mobil Avanza Terjun Bebas ke Sungai Kapuas

Salah Injak Gas, Mobil Avanza Terjun Bebas ke Sungai Kapuas

1089
BERBAGI
Foto: Kondisi mobil Avanza yang terjun ke sungai kapuas/Muhammad

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Sebuah mobil Avanza warna putih dengan nomor polisi AA 8934 FC di jalan Pangeran Mas, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, terjun bebas ke Sungai Kapuas pada Kamis (12/1) pagi.

Tak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun mobil mengalami kerusakan cukup parah.

Mendapati kejadian itu, warga pun menyemut di pinggiran Sungai Kapuas, sementara kondisi mobil dalam posisi terbalik dengan keempat bannya berada di atas. Sementara, pengendaranya seorang karyawan pencucian mobil bernama Erdi S (18) shok, dan harus dilarikan ke RSUD M Th Djaman untuk mendapatkan perawatan.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa ini bermula ketika mobil yang sudah selesai dicuci itu, oleh Erdi S dikemudikan untuk mengeluarkannya dari tempat pencucian.

Rencananya akan dimundurkan, namun entah bagaimana cerita pastinya, mobil itu malah  menerobos dinding tempat pencucian, dan terjun bebas ke arah Sungai Kapuas bersama Erdi yang ada di belakang kursi kemudi.

“Maksud hati ingin memundurkan mobil itu, namun tiba-tiba malah maju. Teman-temannya berteriak, tapi tak mampu menghentikan mobil tersebut, hingga akhirnya terjun ke Sungai Kapuas,” kata Eno yang juga merupakan karyawan di pencucian mobil itu yang juga shok melihat kejadian tersebut.

Sementara itu, pemilik mobil Avanza, Eko yang diinformasikan dipinjamkan kepada kepada Juniardi. Oleh Juniardi mobil itu dicuci, namun kejadiannya malah diluar dugaannya. Mobilnya bukan bersih, tapi malah nyemplung ke Sungai Kapuas dengan kondisi ringsek.

“Tadi saya berpesan kepada para pencuci mobil itu, kalau sudah selesai agar menelpon saya untuk mengeluarkan mobil itu dari tempat pencucian. Tapi entah bagaimana kejadiannya malah seperti ini,” ujar Juniardi kepada wartawan di lokasi kejadian.

Pada tengah hari, mobil tersebut tengah diupayakan untuk dievakuasi. Karena tidak memungkinkan untuk diangkat ke darat di lokasi itu, sehingga kendaraan akan dibalik terlebih dahulu yang selanjutnya diseret ke kawasan Sekayam yang tepian sungainya lebih landai dengan melibatkan mobil derek.

(Muhammad/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR