OKI Minta PBB Bertindak Cegah Genosida Muslim Rohingya

OKI Minta PBB Bertindak Cegah Genosida Muslim Rohingya

BERBAGI
Foto : Mahasiswa Gema Pembebasan berunjuk rasa mendesak pemerintah membantu Muslim Rohingya di Myanmar/antara

Myanmar, thetanjungpuratimes.com – OKI minta PBB bertindak cegah genosida Muslim RohingyaOrganisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendesak PBB melakukan intervensi di negara bagian Rakhine, Myanmar, karena kekerasan terhadap Muslim Rohingya di wilayah tersebut dapat menyebabkan genosida.

Utusan khusus OKI untuk Myanmar, Syed Hamid Albar, mengatakan, PBB harus segera bertindak untuk mengakhiri penderitaan Muslim Rohingya karena menurutnya hal itu bukan lagi isu nasional Myanmar, tapi global.

“Kita tidak ingin melihat genosida seperti di Kamboja dan Rwanda kembali terjadi,” kata Albar kepada Reuters, dikutip dari Press TV hari ini. “Masyarakat internasional hanya menonton, dan berapa banyak yang tewas ? Kita harus belajar dari pengalaman masa lalu dan mengusahakan apa yang bisa kita lakukan.”

OKI, yang memiliki 57 negara di mana 56 di antaranya anggota PBB, berencana menggelar pertemuan darurat di Kuala Lumpur, Malaysia, besok untuk membahas permasalahan regional, termasuk nasib Muslim Rohingya yang disiksa, dibunuh, bahkan diperkosa tentara Myanmar.

Militer Myanmar melakukan operasi di utara Rakhine setelah sembilan polisi dilaporkan tewas dalam sebuah serangan 9 Oktober lalu. Pemerintah Myanmar yang secara de facto dipimpin Aung San Suu Kyi menuding Muslim Rohingya sebagai pelaku serangan.

Sejumlah laporan menyebut sedikitnya 400 orang tewas dan lebih dari 2.500 rumah, masjid, dan sekolah agama dihancurkan atau dibakar. Tiga desa bahkan habis tak bersisa setelah militer Myanmar melakukan operasi, yang dilakukan dengan dalih mencari para pelaku serangan.

Pemerintah Myanmar tidak mengizinkan media maupun kelompok bantuan masuk ke wilayah Rakhine yang dilanda konflik.

(rimanews.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR