Polres Mempawah akan Gelar Operasi Simpatik

Polres Mempawah akan Gelar Operasi Simpatik

BERBAGI
Foto: Kapolres Mempawah Ajun Komisaris Besar Polisi AKBP Dedi Agustono/AZ

Mempawah, thetanjungpuratimes.com – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas diwilayah hukum Polres Mempawah dalam dua bulan terakhir harus dapat ditekan.

Apalagi sebanyak 25 kasus lakalantas itu diantaranya menyebakan 12 korban jiwa telah meninggal dunia. Sementara 23 orang korban lainnya mengalami luka berat, dan 20 orang korban lainnya mengalami luka ringan.

“Kerugian materil lumayan besar ini. Kita asumsikan secara keseluruhan  mencapai Rp 236,” ungkap Kapolres Mempawah Ajun Komisaris Besar Polisi AKBP Dedi Agustono SIk, Senin (27/2) melalui paur humas Ipda Imam Widiatmoko.

Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas itu, Polres Mempawah akan melaksanakan operasi “Simpatik “. Kegiatan itu secara serentak itu akan melibatkan 40 personil, dengan mengedepankan fungsi lalulintas.

“Operasi Simpatik ini harapannya dapat menekan lakalantas. Jangan ada korban lagi,” kata Paur Humas Ipda Imam Widiatmoko, Senin (27/2) di Mempawah.

Operasi Simpatik akan berlangsung sejak 1 s/d 21 Maret 2017. Kegiatan itu merupakan implementasi amanat UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas, antar lain fokus pada penindakan yang diarahkan kepada pelanggaran kasat mata.

“Meliputi pelanggaran rambu-rambu larangan, penggunaan helm, kelengkapan kendaraan termasuk kelengkapan pengemudi serta kepatuhan menyalakan lampu disiang hari, ini yang harus diperhatikan,” terang paur humas Ipda Imam Widiatmoko.

Dalam operasi itu, Polres Mempawah menitikberatkan pada upaya menekan angka kecelakaan dan pelanggaran berlalulintas. Melalui kegiatan itu akan disampaikan pula informasi terhadap masyarakat, utamanya pengguna jalan.

Penyampaian informasi dengan mengedepankan 3 S, yakni senyum, sapa dan salam. Namun, tidak menutup kemungkinan petugas akan melakukan penegakan hukum apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan, yang sebelumnya diberikan teguran teguran untuk tidak melakukan pelanggaran dimaksud, dan masyarakat tentunya diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas.

“Jadi jangan ada operasi saja masyarakat bisa tertib, tetapi budayakanlah tertib dari diri pengendara sendiri, bukan untuk keselamatan petugas, tetapi untuk keselamatan pengendara sendiri. Itu imbauan kapolres kita,” jelas Paur Humas.

(AZ/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR