Polsek Bonti Tertibkan PETI di Sungai Sekayam

Polsek Bonti Tertibkan PETI di Sungai Sekayam

BERBAGI
Foto : Suasana penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin di sepanjang jalur Sungai Sekayam/Muhammad

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Bonti, Kabupaten Sanggau, melaksanakan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang jalur Sungai Sekayam.

Penertiban ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bonti, IPDA Rahmad Kartono, bersama beberapa anggotanya.

Saat pengecekan di lokasi masing-masing pada Dusun Terusan, Desa Bonti, ditemukan 3 buah rakit namun sudah tidak ada mesin penyedot pasir dikarenakan sudah lama tidak beroperasi. Kemudian penyisiran dilanjutkan ke Dusun Sedae, Desa Kampuh, ditemukan 2 buah rakit. Akan tetapi hanya ada satu rakit yang masih ada mesin sedot pasir dan satu buah paralon, namun sudah lama tidak beroperasi.

Selanjutnya Dusun Labak, Desa Kampuh, ditemukan 5 buah rakit bersam mesin sedot, selang dan karpet namun sudah tidak beroperasi. Disinyalir para pekerja tambang berasal dari Kecamatan Kembayan.

Kapolsek Bonti, IPDA Rahmad Kartono, menegaskan, atas barang bukti yang ditemukan tersebut dilaksanakan tindakan memusnahkan  alat sedot dan peràngkat lain yang digunakan untuk aktivitas PETI dengan cara ditenggelamkan ke Sungai Sekayam, kemudian melaksanakan identifikasi.

“Saat penyisiran itu, kita temukan juga rakit yang sudah tidak beroperasi. Namun masih ada mesin sedotnya. Menurut beberapa sumber, dikarenakan ongkos atau biaya pengangkatan mesin yang tinggi. Sehingga pemilik meninggalkannya begitu saja. Proses penenggelaman mesin sedot dan alat lainnya dibantu oleh masyarakat setempat,” ungkap pria asal Kampung Dalam Pontianak Timur ini.

Ditambahkan mantan Wakapolsek Tayan Hilir ini, pihaknya juga dihadapkan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penertiban PETI tersebut, karena lokasi yang hanya bisa ditempuh oleh kendaraan air.

“Rencana selanjut kami setelah penertiban ini, akan melakukan pemanggilan terhadap para pemilik rakit PETI tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, pada tanggal 09/03 lalu, telah dilaksanakan penertiban dua mesin PETI di Dusun Bantai, Kecamatan Bonti.

Selain itu, pria dengan satu balok di pundak ini telah memberikan himbauan kepada masyarakat di Kecamatan Bonti dan larangan untuk melakukan aktifitas judi, pencurian sawit, PETI, narkoba dan penyelundupan barang dari Malaysia.

(Muhammad/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR