BKSDA Kalbar Dalami Warga Temajuk Pemelihara Kukang

BKSDA Kalbar Dalami Warga Temajuk Pemelihara Kukang

BERBAGI
Foto: Tim gugus tugas penyelamatan BKSDA Kalbar saat menyelamatkan Kukang/Kubu

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua tim gugus tugas penyelamatan BKSDA Provinsi Kalimantan Barat, Taufikkurrohman, menyatakan pihaknya akan melakukan pendalaman kasus  terhadap warga pemelihara yang memelihara tujuh ekor kukang yang telah diamankan oleh pihaknya di dari Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas pada Kamis (13/4) malam.

Pemelihara kukang, katanya telah melanggar Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 Pasal 66-67 tentang kesejahteraan hewan yang mengakibatkan 3 dari 10 ekor satwa yang dilindungi tersebut mati.

“Dia yang memelihara, saya kira mungkin disamping beliau yang mengumpulkan mungkin bisa aja ada penyerahan (dorongan) dari warga sekitar,” katanya saat dimintai keterangan di halaman BKSDA Kalbar, pada Jum’at (14/4) pagi.

Oleh karena itu, pihaknya akan memanggil pemelihara satwa itu dalam waktu dekat. Namun hal ini tidak serta merta untuk menjerat yang bersangkutan dengan sanksi pidana.

“Yang perlu digaris bawahi disini, saya jelaskan, upaya hukum adalah upaya terakhir. Karena kadang-kadang bukan hanya di perkampungan, masyarakat di kota saja masih ada yang memelihara karena ketidaktahuan,” jelasnya.

(Kubu/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR