Sekda Sesalkan ada Pelajar Berhenti Sekolah

Sekda Sesalkan ada Pelajar Berhenti Sekolah

BERBAGI
Foto: Ir H Muhammad Sukri, Sekda Kapuas Hulu/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK di Kapuas Hulu tahun ini masih ditemukan perserta yang tidak ikut UN karena berhenti. Hal ini sangat disesalkan Sekda Kapuas Hulu, Ir. H. Muhammad Sukri.

“Saya sayangkan ada siswa yang sudah mau ujian lalu berhenti. Hal ini harus kita hindari,” tegas Sukri, Minggu (16/4).

Sekda menilai, banyak faktor yang harus dibatasi dari para pelajar. Mulai dari pergaulan hingga penggunaan gadget.

“Kita harus sadari banyak juga pengaruh negatif dari sosial media dan sebagainya yang memotori hal-hal kurang baik, hingga menjurus agar berhenti sekolah dan sebagainya. Teknologi yang ada saat ini semestinya untuk hal yang mendukung prestasi siswa, bukan sebaliknya,” kata Sukri.

Sekda menjelaskan, generasi muda sekarang ini dituntut memiliki kualitas dalam dunia kerja. Sebab itu, kata Sekda, peluang memperoleh pendidikan harus betul-betul dimanfaatkan.

“Pendidikan itu kesempatan emas yang harus dimanfaatkan. Usia sekolah yang baik mulai dari usia 6 sampai 25 tahun. Apabila dalam usia tersebut kita terus memaksimalkan pendidikan, maka kita akan mampu mengejar kualitas,” ungkap Sukri.

Dengan adanya kualitas tersebut, kata Sekda, generasi muda akan mudah mendapatkan pekerjaan. Bahkan mereka bisa menciptakan peluang kerja bagi orang lain, dengan membuka usaha.

“Ada pendidikan yang kita dapat, kedepannya kita akan mampu meraih peluang kerja lebih baik, jadi janganlah berhenti sekolah,” imbuhnya.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR